AHY: Demokrat Apresiasi Keberhasilan Jokowi, Tapi Perlu Perbaikan


Partai Demokrat mengapresiasi keberhasilan Presiden Jokowi di sejumlah sektor. Namun Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengingatkan masih ada kekurangan.

"Partai Demokrat menyaksikan berbagai hasil dan prestasi yang telah dicapai oleh pemerintah. Untuk itu, dengan tulus kami menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Presiden Jokowi dan pemerintah, dengan harapan segala capaian tersebut dapat dijaga, dan ditingkatkan," kata AHY.

Hal itu disampaikan AHY dalam pidato politiknya di penutupan Rakernas Demokat di Sentul, Minggu (11/3/2018) malam. Dalam kesempatan ini Agus juga menyatakan masih ada sektor-sektor yang harus diperbaiki pemerintah.

"Di sisi lain, Partai Demokrat mengingatkan bahwa sejumlah permasalahan dan kekurangan, masih dirasakan dan dihadapi oleh rakyat kita. Karenanya, Partai Demokrat mendorong pemerintah untuk terus melakukan perbaikan dan bekerja lebih gigih lagi," tutur AHY.

Apabila nantinya berada di dalam pemerintahan, kata AHY, Demokrat akan terlibat untuk membuat kondisi Indonesia menjadi jauh lebih baik.

"Pasca Pemilu 2019, ketika rakyat memberi amanah Partai Demokrat untuk berada dalam pemerintahan, maka Partai Demokrat akan terlibat langsung untuk memastikan situasi dan kondisi Indonesia yang jauh lebih baik. Indonesia yang lebih aman, rukun dan damai. Indonesia yang lebih adil ~ adil bagi semua," ujar AHY.

"Indonesia yang lebih demokratis ~ demokrasi yang berkeadaban. Dan, Indonesia yang lebih sejahtera, dengan taraf hidup rakyat yang makin baik. Untuk mewujudkan Indonesia yang jauh lebih baik itu, Partai Demokrat berpendapat, ada 5 Sasaran Besar yang harus dicapai oleh negara dan
pemerintahan kita," sambungnya.

5 Sasaran Besar itu adalah:

1) Lapangan pekerjaan tersedia lebih banyak.
2) Pendapatan dan daya beli masyarakat lebih tinggi.
3) Kemiskinan makin berkurang.
4) Hubungan antara negara dan rakyat, serta kerukunan sosial lebih baik.
5) Keadilan, kebebasan dan keamanan lebih baik. [detik.com]