Egy Main di Eropa, Menpora: Dia Pantas


Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi bersyukur Egy Maulana Vikri dikontrak klub Polandia, Lechia Gdansk. Imam pun berharap agar pesepakbola lain jangan berhenti bermimpi.

Egy diikat Lechia Gdansk dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Dia akan memulai kariernya di klub tersebut pada 8 Juli mendatang. Lechia sekaligus menjadi klub profesional pertama untuk Egy setelah sebelumnya menimba ilmu di Diklat Ragunan.

"Ya, saya bersyukur dan alhamdullilah serta berterima kasih kepada semua pihak yang sudah mengantarkan Egy, yaitu orang tuanya, pelatih, orang tua angkatnya, dan semua pihak, termasuk gurunya dari SKO Ragunan dan tentu netizen, media, yang terus mempublikasikan Egy sehingga dipercaya menjadi anak Indonesia pertama yang bermain di Eropa," kata Imam, dalam jumpa persnya di Kantor Kemenpora, Rabu (14/3/2018).

Dijelaskan Imam, tentu bukan suatu pencapaian yang mudah bagi Egy untuk bisa menembus sepakbola Eropa. Namun karena kelebihan dan kepercayaan diri, Egy terpilih.

"Ini tidak mudah karena dengan bersaing dengan anak sepakbola lain tentu butuh kepercayaan dan kelebihan. Nah, Egy merupakan figur anak Indonesia yang percaya diri, yakin, dan memang pantas bermain di Eropa," ujar Imam.

"Saya berharap pesepakbola Indonesia terus bermimpi dan mewujudkan mimpinya untuk bisa memberikan kabar baik kepada negeri ini yang mayoritas anak mudanya hobi olahraga, khususnya sepakbola," imbuh dia.

Dalam kesempatan yang sama, menteri asal Bangkalan ini juga mendukung setiap turnamen sepakbola, khususnya untuk pemain-pemain usia muda untuk menghadirkan Egy lainnya.

Seperti Okky Splash Youth Soccer League 2018 yang kembali digelar pada tahun ini di enam kota, yaitu Surabaya, Bandung, Malang, Yogyakarta, Semarang, Bandung, dan Jabodetabek. Tahun lalu, Youth Soccer League hanya digelar di Jabodetabek saja.

Masing-masing kota akan melibatkan 30 tim sepabola usia dini dan sudah dimulai dari kota Surabaya sejak 3 Maret lalu.

"Saya berharap pelaksanaan kompetisi ini tidak hanya di enam kota tapi di 514 kabupaten kota pada yang akan datang sehingga seluruh potensi anak muda Indonesia bisa merasakan kehadiran swasta dan industri untuk prestasi mereka," kata Imam.

"Saya berharap seluruh pihak untuk bisa memberikan perhatian yang luar biasa kepada olahraga. Tanpa fasilitas dari swasta, keluarga, masyarakat, pemerintah belum bisa memberikan lebih dari itu. Karenanya, acara ini kami apresiasi terus. Semoga lahir Egy baru dari kompetisi ini," harapnya.  [detik.com]