Tiba di Asmat Disambut Tarian Adat, Menteri Basuki Ikut Bergoyang


Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono hari ini menyambangi Kabupaten Asmat, Papua. Kedatangannya guna memantau pembangunan penampungan air, revitalisasi rumah hingga pembangunan jembatan gantung.

Basuki mengaku datang ke Asmat karena diutus oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Saya ke sini bukan keinginan saya sendiri. Tapi ini perintah Pak Presiden. Kemarin saya dampingi beliau kunjungan kerja ke Banten. Beliau menanyakan tentang Asmat, saya bilang oke pak besok saya ke Asmat. Untuk itu salam dari bapak Presiden kita," tuturnya di Agats, Kabupaten Asmat, Papua, Kamis (15/3/2018).

Kedatangan Basuki pun disambut oleh Bupati Asmat, Elisa Kambu. Rombongan langsung bertolak ke Kampung Suru menggunakan speed boat.

Sesampainya di kampung itu, Basuki disambut tarian tradisional oleh warga setempat. Basuki pun sempat berhenti untuk menikmati lagu dan tarian tersebut.

Dia pun melanjutkan langkahnya menuju pembangunan penampungan air. Sudah ada 1 penampungan air berukuran 20x25 meter persegi dengan kedalaman 2 meter.

"Ada 9 penampungan air yang akan kita bangun di sini," tuturnya.

Air memang menjadi kebutuhan yang paling penting bagi masyarakat Asmat. Kondisi geografis berupa tanah rawa membuat masyarakat Asmat kesulitan mendapatkan air bersih, apalagi ketika musim kemarau.

Usai melihat penampungan air, Basuki kembali ke speed boat. Namun langkah kakinya terhenti lantaran tertarik untuk ikut menari dengan masyarakat yang menyambutnya.

Puas menari, Basuki melanjutkan kunjungannya ke lokasi pembangunan dan revitalisasi rumah. Ada sebanyak 114 rumah panggung yang akan direvitalisasi.

Ada pula 100 rumah panggung yang akan dibangun tahun ini. Kementerian PUPR juga ditugasi untuk membangun 4 jembatan gantung untuk menghubungkan desa-desa di Asmat. [detik.com]