Ketum PSI: Kalau Tak Ada Tsunami Politik, Jokowi Akan Menang Mudah Lawan Prabowo


Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia Grace Natalie meyakini, Presiden Joko Widodo sebagai petahana akan menang lebih mudah apabila harus kembali bertarung head to head dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Hal ini disampaikan Grace menanggapi langkah Prabowo yang menyatakan dirinya siap maju dalam pilpres 2019 mendatang.

"Kalau tidak ada gempa bumi dan tsunami politik saya rasa Pak Jokowi akan menang dengan mudah," kata Grace saat ditemui di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (12/4/2018) kemarin.

Grace mengatakan, hasil survei berbagai lembaga hari ini jelas menunjukkan bahwa elektabilitas Jokowi berada cukup jauh diatas Prabowo. Bahkan, Jokowi sebagai petahana diprediksi memilki peluang lebih besar untuk menang, dibandingkan Presiden keenam Susilo Bambang Yudhoyono saat mencalonkan diri kembali pada 2009 lalu.

"Approval rate Pak Jokowi sangat tinggi, diatas 60 persen," kata Grace.

Grace pun berharap, pertarungan Jokowi vs Prabowo di 2019, apabila benar-benar terjadi, bisa berlangsung secara jujur dan damai. Ia berharap tak ada lagi kampanye hitam menggunakan fitnah dan hoaks seperti yang terjadi pada 2014 lalu.

"Isu-isu hoaks sudah membuat bangsa kita terpecah," kata Grace.

Prabowo sebelumnya menyatakan kesiapannya saat diberi mandat oleh partainya untuk mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2019.

Mandat tersebut diberikan Gerindra kepada Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra yang berlangsung di rumahnya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Rabu (11/4/2018).

"Prabowo Subianto menegaskan menerima mandat tersebut dan akan segera bergerak membangun koalisi pilpres. Prabowo memerintahkan semua kader turun bersama rakyat. Siang dan malam berjuang dengan rakyat," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani melalui keterangan tertulis, Rabu (11/4/2018). [kompas.com]