Ini Sapi Kurban Presiden Jokowi di Palembang yang Beratnya 1,3 Ton


Presiden Joko Widodo kembali berkurban sapi seberat 1,3 ton pada Hari Raya Idul Adha 2017 di Palembang, Sumatera Selatan. Sapi jenis Simmental Brahman ini telah dipesan utusan Jokowi dari tempat Peternakan Kenten, Banyuasin.

Akeng, selaku pemilik peternakan mengaku sapi seberat 1,3 ton yang dipesan untuk kurban itu telah berumur 7 tahun. Sapi itu dibanderol dengan harga Rp 90 juta. Menurutnya, harga sapi itu sesuai dengan bobot dan modal perawatan sejak sapi tersebut dibelinya pada 6 tahun silam dengan harga Rp 6,7 juta dari Pulau Jawa.

"Sapi ini buat kurban dari bapak Presiden Jokowi dan dipesan langsung oleh tim utusan dari Jakarta. Harga sapi juga sesuai dengan kondisi yang saat ini beratnya sekitar 1,3 ton lebih," ujar Akeng saat ditemui di peternakan miliknya, Minggu (27/8/2017).

Akeng menuturkan tim utusan Presiden Jokowi awalnya memilih sapi jenis Brangus pada 2 pekan lalu dengan bobot maksimal 1,2 ton. Namun, dua hari yang lalu, ada perubahan untuk mengganti sapi jenis Simmental Brahman dengan ukuran yang lebih jumbo.

Menurutnya, sejak sapi dipesan, perawatan pun mulai berbeda dari sapi yang lainnya. Sapi pesanan Jokowi ini selalu diberikan nutrisi makanan yang baik dan dijaga untuk kebersihannya.

"Awalnya memang pesan yang sapi jenis Brangus, tapi kemarin tim melihat lagi dan diganti sama sapi Simmental Brahman yang kalau dari ukuran ini lebih besar, lebih panjang dan bobotnya mencapai 1,3 ton lebih. Perawatannya juga beda dari sapi lain, makanya sering disebut sapi jumbo," sambung pria yang sudah 21 tahun menjadi peternak sapi ini.

Akeng memastikan sapi itu telah dicek kesehatannya oleh Dinas Peternakan. Akeng menambahkan untuk memastikan kesehatan hingga hari pemotongan, sapi kurban milik Jokowi itu mendapatkan perawatan secara intensif, dari mulai mengganti tali, pemberikan makanan dan nutrisi hingga melakukan penjagaan.

"Saya perhatikan semua sapi pesanan pak presiden ini, siapa sih yang tidak bangga sapinya dibeli sama presiden dan itu kebanggan bagi saya. Jadi akan saya jaga dan rawat sampai nanti sebelum dibawa ke masjid untuk dipotong sebagai kurban," tutupnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...