RI Dipastikan Siap jadi Tuan Rumah Pertemuan IMF-Bank Dunia 2018


Panitia Nasional Penyelenggaraan Rangkaian Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional (IMF)-Bank Dunia 2018 memastikan kesiapan Indonesia menjadi tuan rumah agenda internasional tersebut. Berbagai aktivitas telah dijalankan sesuai jadwal dan tugas utama yang direncanakan bersama dengan Meeting Tim Secretariat (MTS) Pertemuan Tahunan IMF-Bank Dunia.

Rapat koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman selaku Ketua Panitia Nasional Luhut Binsar Pandjaitan didampingi oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo selaku Wakil Ketua, serta Pimpinan dari Kementerian/Lembaga, Pemerintah Daerah, BUMN, dan institusi terkait.

"Tadi kami sudah selesai rapat, sudah dievaluasi, kami laporkan semua persiapan on the right track, tidak ada pending issue. Mengenai hotel, evakuasi, keamanan, alternatif pendaratan kalau ada Gunung Agung atau tsunami, semua sudah kita siapkan," kata Luhut, di Gedung Kementerian Keuangan, Jalan Dr Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Selasa, 13 Maret 2018.

Dalam rapat kali ini didiskusikan kegiatan dengan topik bahasan penyelenggaraan utama yaitu, pertama aspek tempat penyelenggaraan/ akomodasi,? ?membahas? ?mengenai persiapan Iokasi acara dan official hotels. Kedua, aspek transportasi, membahas kesiapan sarana transportasi untuk delegasi muIai dari kedatangan sampai dengan kembali ke negara masing-masing.

Ketiga, dibahas pula aspek keamanan lokasi, membahas pola pengamanan baik di tempat penyelenggaraan maupun area di sekitar Nusa Dua, Bali, termasuk prosedur akses ke tempat penyelenggaraan selama berlangsungnya acara. Keempat aspek hospitality, membahas perlu adanya dukungan atas kemudahan layanan visa dan imigrasi.

Kelima, aspek strategi komunikasi, membahas dukungan bagi layanan dan tata kelola media center pada saat AM IMF-WBG 2018. Semua aspek tersebut dikemas dalam manual books yang diterbitkan oleh MTS.

Selain itu dibahas beberapa kegiatan yang bersifat pendukung namun memiliki skala yang sangat besar di tingkat nasional, yaitu terkait aspek penangangan bencana (emergency and evacuation plan) dan penyiapan paket pariwisata bagi delegasi.

"Terkait dengan situasi dan kondisi tempat penyelenggaraan AM lMF-Bank Dunia 2018, khususnya dengan aktivitas Gunung Agung, telah sesuai dengan pendapat ahli bahwa kondisi Gunung Agung relatif stabil sehingga belum ada indikasi mengenai perubahan tempat pelaksanaan," jelas dia.

Tak hanya membahas persiapan pertemuan internasional IMF-Bank Dunia, rapat kali ini  juga membahas rencana kegiatan dan persiapan dalam Spring Meetings IMF-Bank Dunia 2018 pada 20 sampai dengan 22 April 2018 di Washington, DC. Kegiatan ini akan menjadi puncak dari aktivitas promosi yang selama ini telah diIakukan oleh Panitia Nasional. [metrotvnews.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel