Hasil Pilkada Serentak 2018 Kemenangan Elektoral Jokowi

Foto: Dok. Istimewa

Ketua Umum Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia, Philip J Vermonte menilai hasil Pilkada serentak 2018 di 171 daerah memiliki kecenderungan menguntungkan elektoral Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Memang ada kecenderungan Pak Joko Widodo diuntungkan posisinya dari hasil pilkada ini," ujar Philip dalam diskusi Populi Center dan Smart Fm bertema 'membaca hasil pilkada' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

Sementara, Peneliti Litbang Kompas Yohan Wahyu menjelaskan, bahwa dalam hasil hitung cepat Pilkada serentak 2018 secara umum bisa memperlihatkan kemenangan elektoral bagi calon presiden petahana Jokowi.

"Ada kemenangan elektoral, dalam tanda kutip ke Jokowi. Secara umum, landscape elektoral ini memenangkan Jokowi," papar dia.

Yohan mencontohkan, kemenangan elektoral Jokowi itu seperti pertarungan gubernur di Jawa Timur. Di mana, pasangan calonnya yaitu Khofifah Indar dan lawannya yakni Saifullah Yusuf diprediksi nantinya kedua suara itu akan mengarah ke Jokowi di 2019.

"Di survei kita 60 persen pemilih Gus Ipul dan Khofifah nantinya akan memilih Jokowi," ungkap Yohan.

Tak hanya disitu saja, Yohan menilai suara Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo diprediksi 60 persen akan turut mengarah ke Jokowi. Tetapi tidak begitu dengan suara yang ada di Jawa Barat.

"Yang berbesa itu di Jawa Barat berbeda. Pemilih Ridwan Kamil dan Dedi Mizwar terbelah, hanya yang terlihat mencolok hanya pemilih TB Hasanudin," ucap Yohan.

Diketahui, dalam hasil hitung cepat (quick count) pilkada serentak 2018, partai koalisi pendukung Jokowi mendominasi perolehan kemenangan di berbagai daerah yang menggelar ajang pemilihan kepala daerah itu. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel