Aksi #2019gantipresiden di depan Markobar dinilai permalukan diri sendiri

Foto: Liputan6.com

Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI) bidang kepemudaan, Dedek Prayudi, menyindir para pendukung #2019gantipresiden yang melakukan aksi unjuk rasa di depan gerai martabak Markobar di Solo. Politisi muda ini mengatakan bahwa kelompok tersebut sudah seperti sekumpulan orang frustrasi.

"Kami iba dengan kelompok mereka yang sampai bela-belain melakukan aksi di depan warung martabak yang dimiliki oleh putra Pak Jokowi. Kami menilai mereka sudah frustrasi untuk menjatuhkan Pak Jokowi. Tapi sah-sah saja, UU kita membolehkan setiap warga negara permalukan diri di depan publik," cetus Uki melalui siaran pers di Jakarta, Selasa (3/7).

Uki menambahkan serangan-serangan kepada Joko Widodo oleh kelompok oposisi tidak juga menjatuhkan elektabilitas calon presiden petahana tersebut. "Dulu jingle yang sarat kebohongan, lalu orasi-orasi pesimis tanpa data, lalu tuduhan-tuduhan personal yang tidak juga menurunkan elektabilitas Jokowi," ujar Uki.

Uki menyarankan agar oposisi menjawab kebutuhan demokrasi yang maju untuk berhasil menjadi pesaing Jokowi. "Dunia sudah tidak seperti zaman kuda berjari lima. Demokrasi tumbuh seiring pertumbuhan tingkat sosio-ekonomi. Demokrasi di Indonesia menginginkan oposisi yang konstruktif. Oposisi yang menawarkan solusi bagi tantangan pembangunan. Bahkan, jadilah solusi itu sendiri. Itu saran saya, semoga mereka paham pemikiran progresif," tutup Uki. [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel