Dolar AS Perkasa Lawan Rupiah, JK: Jangan Lihat Jeleknya Saja

Foto: Niken Purnamasari/detikcom

Dolar Amerika Serikat (AS)semakin perkasa terhadap rupiah dan di level Rp 14.428. Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta penguatan dolar tersebut tak hanya dilihat dari sisi negatif.

"Rupiah itu ada yang positif ada yang negatif. Kalau di kota ini membuat harga bahan naik yang impor," kata JK usai menjadi pembicara di seminar Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (WNPG) ke XI Bahas Percepatan Penurunan dan Pencegahan Stunting untuk SDM Indonesia yang Berdaya Saing di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Selasa (3/7/2018).

"Tapi di daerah penghasilan barang ekspor, kayak sawit batu bara kopi cokelat itu menikmati," imbuhnya.

JK berharap penguatan dolar AS terhadap rupiah ini dijadikan kesempatan untuk meningkatkan ekspor.

"Rupiah yang melemah itu jangan dilihat jeleknya saja. Ada juga sisi positifnya, eksportir. Maka kita gunakan kesempatan itu memperbaiki, meningkatkan ekspor," tutur JK.

Dikutip dari Reuters, Selasa (3/7), nilai tukar dolar AS terhadap rupiah yang mencapai level Rp 14.428 merupakan yang tertinggi pada tahun ini (year to date/ytd). Sebelumnya nilai tukar dolar AS tertinggi tahun ini terjadi pada pekan lalu di angka Rp 14.410.

Menguatnya kembali dolar AS berlanjut dari kemarin yang sempat menyentuh level Rp 14.400. Mata uang Paman Sam bergerak naik dari sebelumnya di level Rp 14.375.

Langkah Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga BI 7 Days Reverse Repo Rate menjadi 5,25% atau naik 50 basis poin (bps) dari 4,75% pada Jumat pekan lalu belum cukup ampuh meredam gejolak dolar AS. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel