INKA Bangun Pabrik Baru, Banyak Negara Pesan Kereta Api Buatan RI

Foto: Elsa Toruan/kumparan

Menteri BUMN Rini Soemarno mengatakan pembangunan pabrik INKA ini menjadi bukti industri perkeretaapian nasional mampu menjawab kebutuhan sarana kereta api luar negeri. Dia berharap pembangunan pabrik bisa diselesaikan sesuai target.

"Saya akan terus memantau dan memastikan pelaksanaan pembangunan proyek ini,“ kata Menteri Rini di sela-sela kunjungannya ke lokasi proyek pembangunan pabrik, Minggu (1/7).

Pabrik yang memanfaatkan lahan seluas 84 hektare merupakan sinergi antara PT INKA dengan PTPN XII. Pabrik modern ini diharapkan menjadi workshop perakitan sarana kereta api baru kedua setelah workshop yang ada di Madiun.

Direktur Utama PT INKA, Budi Noviantoro, mengatakan saat ini pihaknya sedang menyelesaikan proses perizinan dan rancang bangun pabrik modern yang akan digunakan untuk memproduksi sarana kereta api berbasis alumunium dan stainless steel.

Proses pembangunan tahap 1 direncanakan dimulai pada akhir 2018 dan dapat mulai beroperasi pada awal 2020. Adapun total investasi dari pembangunan proyek ini tercatat mencapai Rp 1,6 triliun.

Foto: Kementerian BUMN

Kedekatan lokasi workshop dengan pelabuhan barang Tanjung Wangi yang dikelola PT Pelindo III ini nantinya akan sangat mendukung perusahaan dalam proses pengiriman produk jadi melalui laut, baik untuk ekspor maupun untuk kebutuhan dalam negeri di luar pulau Jawa.

PT INKA mencatat kontribusi penjualan ekspor perseroan meningkat dalam tiga tahun terakhir yang tercermin dalam nilai kontrak penjualan ekspor tercatat sebesar  Rp 850 Miliar pada 2015 dan meningkat menjadi Rp 1,33 Triliun di 2017. Negara tujuan ekspor adalah Bangladesh, Malaysia, Singapura, Australia dan Filipina.

Selain untuk mendukung perkembangan bisnis PT INKA, berdirinya workshop ini diharapkan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan perindustrian di Kabupaten Banyuwangi dan juga perekonomian bagi masyarakat disekitar maupun masyarakat di Kabupaten Banyuwangi pada umumnya. [kumparan.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel