Luhut: Proyek LRT Hemat Rp 300 M karena Pakai Produk Lokal

Foto: detikcom

Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan proyek LRT mampu menghemat Rp 300 miliar. Penghematan itu terjadi karena penggunaan local content atau bahan baku lokal mendominasi.

"LRT itu, pertama kali ini di Indonesia, kita pakai semua bahan dalam negeri, lainya tidak mau, akibatnya mereka bisa menghemat Rp 300 miliar," kata Luhut saat acara talkshow Youth X Public Figure Vol.6 yang membahas "Nasionalisme Versi Gue" di Epicentrum XXI, Jakarta, Sabtu (11/8/2018).

Menurut Luhut, penggunaan bahan baku dalam negeri pada proyek LRT juga menghidupkan kembali industri nasional.

"Sekarang di sekitaran Madiun itu industri tumbuh, seperti pembuatan baut," jelas dia.

Lebih lanjut Luhut mengungkapkan, penggunaan bahan baku dalam negeri juga sebagai rasa nasionalisme terhadap negara.

"Kenapa kita pakai barang dari luar, kalau bisa pakai barang dalam negeri," tutup dia.

Sebagai informasi, selain menggarap LRT Sumatera Selatan, Palembang, PT INKA (Persero) juga menggarap proyek kereta LRT Jabodebek. Rencanannya, INKA mulai memproduksi LRT Jabodebek Juli 2018.

Pengerjaan LRT telah melewati tahap engineering, sehingga proses produksi mulai berjalan sejak Juli 2018. Pengerjaan tersebut dilakukan segera karena sesuai kontrak, Maret 2019, INKA harus melakukan pengiriman pertama. Sesuai kontrak INKA harus commissioning di Maret (2019), sedangkan total pengiriman LRT keseluruhan akan diselesaikan hingga 2019 akhir. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel