Menhub: KNKT masih selidiki penyebab pesawat jatuh di Papua tewaskan 8 orang

Ilustrasi Pesawat Hilang Kontak. ©2015 Merdeka.com

Kementerian Perhubungan akan segera mengumumkan penyebab hilangnya pesawat perintis Dimonim Air di Oksibil, Papua, usai mendapat laporan dari tim Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).

"Rencana besok senin (13/8) kita umumkan. Petugas masih lakukan penyelidikan. Penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti jatuhnya pesawat yang dilakukan oleh KNKT," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi usai mengikuti dialog Pekan Nasional Keselamatan Jalan 2018 di Gedung Merbabu PRPP Semarang, Minggu (12/8).

Terkait dugaan penyebab hilangnya kontak pesawat perintis yang mengangkut 9 orang, Budi Karya Sumadi enggan membeberkan secara detail. Namun yang pasti tim masih mencari kotak hitam untuk mengetahui kontak terakhir pilot dengan pihak bandara.

"Memang infonya sebelum hilang kontak pihak pilot sempat kontak tower bandara Oksibil pukul 14.17 WIB," terangnya.

Seperti diberitakan, sebuah pesawat perintis Dimonim Air PK-HVQ hilang kontak di Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Propinsi Papua, Sabtu (11/8).

Pesawat yang terbang dari bandara Tanah Merah, Kabupaten Boven Digoel sekitar pukul 13.50 WIT. Terdapat sembilan orang di dalam kabin pesawat. Hingga kini delapan orang ditemukan dalam keadaan tewas, dan satu orang bernama Jumaidi bocah berusia 12 tahun ditemukan dalam keadaan selamat. Korban mengalami luka patah pada tangan sebelah kanan. [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel