4 Alasan Kiai Se-Indonesia Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin


Majelis Silaturrahim Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia (MSKP31) mendeklarasikan kesepakatan bahwa pada Pilpres 2019 wajib hukumnya para Ulama mendukung calon dari kalangan ulama.

Deklarasi yang disebut Ittifaqul Ulama itu disampaikan dalam acara Silaturrahim Kiai dan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia di Pondok Pesantren Assiddiqiyah, Kedoya, Jakarta Barat. Sebanyak 500 kiai yang hadir mewakili ulama di seluruh Indonesia.

Pengasuh pondok pesantren Asshiddiqiyah KH. Noer Muhammad Iskandar SQ mengatakan, Kiai dan Pengasuh Pesantren se-Indonesia bersepakat untuk mendukung pasangan capres-cawapres yang ada unsur ulama, yakni pasangan Jokowi-KH Maruf Amin.

"Dengan Mohon Ridho Allah, para Kyai mendukung KH Maruf Amin untuk menjadi wakil presiden Republik Indonesia," kata KH Noer Muhammad Iskandar SQ.

Ia menyatakan, ada 4 alasan kenapa para kyai se-Indonesia mendukungan pasangan petahana. Pertama, para kyai merasa bangga ada kiai / ulama yang akan menjadi pemimpin nasional.

"Karena kami adalah bagian dari para kiai dan ulama tersebut. Ulama itu kyai ma'ruf Amin," kata Kiai Noer.

Kedua, mendukung dan memerjuangkan kiai atau ulama untuk menjadi pimpinan nasional merupakan bagian dari dakwah.

(Baca Juga: Ratusan Kiai dan Pengurus Ponpes Deklarasi Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin)

Ketiga, dengan kiai yang menjadi pimpinan nasional maka kiai Ma-ruf pasti tahu apa yang diperlukan para kiai atau para ulama dalam berjuang memperbaiki aqidah umat dan bangsa.

Keempat, dengan kiai Ma'ruf sebagai wakil presiden maka para kiai dan para ulama akan tenang dan nyaman berdakwah karena pimpinannya adalah kiai.

"Jadi adalah wajib hukumnya kita para kiai atau ulama mendukung kiai untuk menjadi pemimpin nasional," tegas Kiai Noer.

Sementara itu, KH. Abuya Muhtadi Dimyathy dalam tausiyahnya meminta seluruh ulama yang hadir agar sama-sama menjalankan hasil Ittifaqul Ulama serta mendoakan Kiai Ma'ruf Amin.

"Kepada ulama jangan diubah, Saya punya saudara namanya Kyai Ma'ruf amin yang dipilih Pak Jokowi untuk mendampinginya agar para ulama bisa memilih Kiai Ma'ruf," ujarnya.

Menurutnya, dukungan terhadap Ulama sesuai dengan hati nurani serta memudahkan dalam menjalankan misi dakwah.

"Mendukung Kiai Maruf Amin, cocok dan setuju. Saya mohon bantuannya dari pimpinan pondok pesantren, Kiai dan Ulama," ajaknya.

Pertemuan kemudian ditutup dengan doa yang dipimpin oleh KH. Afif Astahar. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel