4 Jam Menkeu 'Kuliahi' soal Ekonomi dan APBN 2019, DPR Tak Paham

Foto: Ant
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati hari Kamis rapat kerja dengan Komisi XI DPR dengan tujuan memutuskan asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2019.

Saat menjelaskan soal kondisi ekonomi terkini, Menkeu sempat menyinggung soal defisit transaksi berjalan (current account deficit/CAD) yang menjadi salah satu penyebab melemahnya kurs rupiah.

Di tengah paparan Menkeu, Anggota Komisi XI DPR RI dari fraksi Gerindra Heri Gunawan menginterupsi pimpinan DPR dan meminta Menkeu untuk memberikan penjelasan yang lebih sederhana. Dia mengaku tak paham meski sudah empat jam Menkeu menjelaskannya dengan dibantu slide.

"Interupsi pimpinan, bisa bu tolong dibuatkan paparan deh supaya kami bisa lebih mudah mengikuti. Kalau hanya penjelasan lisan Ibu kan kurang apa ya, kami tidak terlalu mudah bisa menyerap," katanya di Ruang Komisi XI DPR, Jakarta, Kamis (13/9/2018).

"Saya inginnya ada papan tulis juga Pak, tapi kan tidak mungkin. Nanti CAD-nya akan kami sampaikan lagi," kata Menkeu yang disambut tawa anggota DPR lainnya.

Menkeu pun akhirnya menjelaskan pemaparan secara lebih terinci. Setiap istilah ekonomi yang menggunakan bahasa tinggi termasuk bahasa inggris diganti dengan bahasa yang lebih sederhana disertai contoh.

"Jadi, di dalam neraca pembayaran Pak Heri, ada komponen yang merupakan supply dari currency dan ada komponen demand dari currency. Kalau saya bilang currency itu dolar AS," kata Menkeu.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu mengatakan, pelemahan rupiah akan tergambar pada neraca pembayaran. Jika defisit, maka Indonesia kekurangan pasokan dolar AS di dalam negeri.

"Demand terhadap currency, katakanlah saya menggunakan tahun 2017, impor kita 150 billion dolar AS plus neraca jasanya minus 35 (billion) maka total permintaan untuk transaksi berjalan saja demand terhadap dolar adalah 186,2 juta dolar AS karena negatif," tuturnya. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel