Disebut Mirip Jokowi, Pelatih Sepak Takraw Anggap Berkah

Foto: CNN Indonesia

Pelatih sepak takraw Indonesia di Asian Games 2018, Arsy Syam, menganggap sebutan mirip Presiden Republik Indonesia Joko Widodo sebagai sebuah berkah.

Arsy dikerubungi panitia Asian Games 2018 usai konferensi pers keberhasilan mengantar Indonesia menyabet medali emas sepak takraw nomor quadrant putra di Jakabaring Sport City, Sabtu (1/9). Orang-orang yang menghampirinya bukan hanya ingin berfoto dengan Arsy dan medali emas, tapi juga karena sebagian menilai dia mirip Jokowi.

Anggapan Arsy mirip Jokowi ternyata sudah sejak lama muncul. Karena itu Arsy tidak terlalu terkejut ketika banyak yang menyebutnya mirip Jokowi di Asian Games 2018.

"Ya, saya pikir sebuah berkah itu [mirip Jokowi], karena yang mirip dengan saya itu adalah sosok presiden. Dan itu bukan kali pertama, dari sebelum-sebelumnya orang sudah ngomong seperti itu. Semenjak [Jokowi] mencalonkan diri jadi presiden, sudah ada yang menyebut itu di teman-teman kantor," kata Arsy kepada CNNIndonesia.com.

"Kemudian setiap kali ketemu teman-teman, disampaikan bahwa saya mirip Jokowi. Lho, miripnya dari mana? Saya merasa tidak mirip, apa iya saya mirip Jokowi?" ucapnya sambil bertanya.

Arsy sama sekali tidak keberatan dibilang mirip Jokowi. Ia bahkan senang dan meladeni semua orang yang ingin bercengkrama dengan senang hati.

"Sekarang teman-teman [wartawan] juga bilang saya mirip Jokowi, sudah tidak terhitung lagi. Saya pikir itu adalah sebuah motivasi, ya alhamdulillah," ucap Arsy.

Di bawah tangan dingin Arsy, Indonesia menyabet medali emas ke-31 lewat nomor quadrant usai menumbangkan Jepang dengan skor 2-1 (15-21, 14-21, 16-21). Ini adalah kali pertama sepak takraw Indonesia meraih medali emas di Asian Games.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel