Istana Bantah Jokowi Kampanye Lewat Iklan di Bioskop

Foto: CNN Indonesia

Istana membantah penayangan iklan hasil kerja pemerintahan Presiden Joko Widodo di sejumlah bioskop bagian kampanye jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Jelas bukan kampanye," kata Staf Khusus Presiden Adita Irawati ketika dihubungi, Kamis (13/9).

Hal ini disampaikan menyikapi keluhan sejumlah warganet karena terganggu iklan tersebut sebelum menonton film di bioskop.

Iklan berjudul 2 MUSIM, 65 BENDUNGAN ini berdurasi sekitar empat menit dan ditayangkan bersama sejumlah iklan produk lainnya sebelum film dimulai.

Beberapa warganet menilai iklan itu merupakan kampanye. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bahkan iklan Jokowi di bioskop dicabut.

Sejumlah politikus Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera menilai penayangan iklan itu merupakan pelanggaran hak konsumen.

Adita menyatakan penayangan iklan itu sesungguhnya merupakan bagian Kementerian Komunikasi dan Informatika bukan Istana.

Kemkominfo disebut memang bertugas menyampaikan program, hasil, dan rencana kerja pemerintah selama ini salah satunya pembangunan bendungan.

"Jadi, dari kacamata Istana, itu adalah komunikasi pembangunan yang memang perlu dilakukan pemerintah agar masyarakat mengetahui hasil-hasil pembangunan dan dapat memanfaatkannya untuk kehidupan sehari-hari," kata mantan Vice President Corporate Communication Telkomsel ini.

Ia pun santai menanggapi tudingan banyak pihak terkait iklan ini. Menurutnya, hal itu merupakan kebebasan berpendapat.

"Ya silakan saja berpendapat demikian yang paling penting sudah ada pengawas dari Bawaslu," tuturnya. [cnnindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel