LSI Denny JA: Jokowi ungguli Prabowo di Sumatera karena pembangunan infrastruktur

Foto: merdeka.com
Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA memaparkan hasil suara pasangan capres-cawapres Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di seluruh pulau di Indonesia. Hasilnya dari seluruh pulau di Indonesia, Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi bersaing ketat di Pulau Sumatera.

Jokowi-Ma'ruf unggul 1 persen dengan angka 44,8 persen dari Prabowo-Sandi dengan 43,8 persen. Yang belum jawab dan rahasia sebesar 11,4 persen, base pulau ini 20,8 persen. Padahal, Sumatera menjadi lumbung suara Prabowo saat Pilpres 2014 lalu.

Tim Riset LSI Denny JA Ardian Sopa menjelaskan, Jokowi bisa mengalahkan Prabowo di Sumatera karena memiliki sumber daya yang mendukung. Jokowi juga diuntungkan dengan statusnya sebagai capres petahana.

"Sebagai inkumben dia punya sumber daya resource dan sebagainya. Dia bisa gunakan dengan jaringan yang ada. Terlebih jaringan Gubernur bisa dimanfaatkan secara positif. Kemudian jaringan partai bisa dimanfaatkan," kata Ardian di markas LSI Denny JA, Jakarta Timur, Kamis (27/9).

Ardian menjelaskan, Jokowi sebenarnya masih ada pekerjaan rumah di Sumatera. Tetapi, Jokowi berhasil membangun perspepsi positif di masyarakat karena program pembangunan yang dikerjakan pemerintah.

"Jadi persepsi positif ini seperti pembukaan tol, itu bisa meningkatkan. Infrastruktur yang dibangun itu bisa meningkatkan sisi positif yang ujungnya meningkatkan elektabilitas Jokowi. Jadi kesuksesan Jokowi bisa diterima, tapi masih banyak yang belum," jelasnya.

Kemudian, tujuh kepala daerah yang terdiri dari Bupati dan Wali Kota di Provinsi Sumatera Barat juga menyatakan dukungan terhadap calon presiden petahana Joko Widodo. Para kepala daerah tersebut menandatangani surat pernyataan dukungan.

Tujuh kepala daerah tersebut adalah Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi, Bupati Pasaman Yusuf Lubis, Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, dan Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

"Hari ini ada 7 kepala daerah yang ada di Sumbar menyatakan dukungan," kata Wakil Ketua Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Abdul Kadir Karding di Posko Cemara, Jakarta Pusat, (18/9). [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel