Sri Mulyani: Kalau Diperlakukan Semena-mena oleh Petuga Pajak, Sampaikan ke Saya


Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menerima keluhan berupa kekhawatiran dari para pengusaha tentang diperiksa petugas pajak tanpa alasan yang jelas.

Keluhan itu disampaikan saat Sri Mulyani hadir dalam Seminar Nasional yang digelar Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Grand Ballroom Hotel Kempinski, Jumat (14/9/2018).

"Dalam pertemuan dengan pengusaha, ada kekhawatiran Ditjen Pajak melakukan hal yang intensif dalam melakukan pemeriksaan. Mereka (pengusaha) tidak khawatir untuk diperiksa, tapi mengenai time consuming dalam menyiapkan data dan hal lain yang membuat suasana tidak nyaman dalam berusaha," kata Ketua Umum Apindo Hariyadi Sukamdani.

Hariyadi mengatakan, pengusaha juga mengeluhkan pemeriksaan petugas pajak yang dilakukan beberapa kali. Misalnya, satu kali ada pemeriksaan dari petugas pajak kantor pusat, tidak lama setelah itu ada lagi petugas pajak yang datang dari kantor pusat.

Menanggapi keluhan para pengusaha, Sri Mulyani memastikan Direktorat Jenderal Pajak sebagai institusi di bawah Kementerian Keuangan terus mereformasi diri jadi lebih baik. Bila ada proses pemeriksaan yang janggal, bahkan melanggar ketentuan atau sengaja sampai memeras pengusaha, Sri Mulyani minta segera dilaporkan ke pihaknya.

"Kalau Bapak dan Ibu punya komplain diperlakukan semena-mena oleh petugas pajak dan bea cukai, tolong sampaikan ke saya. Saya akan sangat senang untuk menerimanya," tutur Sri Mulyani.

Bahkan, Sri Mulyani minta agar pengusaha yang punya komplain terhadap petugas pajak agar merekam dugaan penyalahgunaan wewenang mereka sebagai bukti. Jika bukti yang dibawa lengkap dan penyelewengan telah terbukti, Sri Mulyani memastikan tidak akan ragu untuk memecat oknum yang dimaksud.

"Kalau anda diperlakukan semena-mena, tidak ada aturannya, ad hoc, diperas, enggak jelas, tolong sampaikan ke kami. Silakan Apindo dan Kadin organize itu, I will response to that," ujar Sri Mulyani. [kompas.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel