Tawa Jokowi Ketika Dituding Curi Start Kampanye Iklan Bioskop

Foto: CNN Indonesia

Presiden Joko Widodo menanggapi santai ketika mendengar tudingan mencuri start kampanye karena penayangan iklan hasil kinerja pemerintah terutama infrastrukturdi sejumlah bioskop.

Dia malah tertawa ketika ditanya soal iklan pemerintah di bioskop.

"Itu memang tugas Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) menginfokan apa yang sudah dikerjakan pemerintah, yang belum, dan yang akan," kata Jokowi di Bogor, Jumat (14/9).

Iklan yang dipasang Kemkominfo di jaringan bisokop Indonesia menuai pro dan kontra. Iklan berjudul 2 musim, 65 bendungan ini berdurasi sekitar empat menit dan ditayangkan bersama sejumlah iklan produk lainnya sebelum film dimulai.

Beberapa warganet menilai iklan itu merupakan kampanye. Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon bahkan meminta bioskop menurunkan iklan itu.

Senada, sejumlah politikus Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera menilai penayangan iklan itu merupakan pelanggaran hak konsumen.

Menanggapi kritikan tersebut, Jokowi menyatakan iklan yang ditayangkan sesuai dengan amanat Undang-Undang No 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara, Peraturan Presiden No 54 Tahun 2015, dan Inpres No 9 Tahun 2015.

Kemkominfo, selaku humas pemerintah, menyampaikan program, kebijakan, kegiatan dan capaian, baik yang sudah, sedang, dan akan dilakukan pemerintah kepada publik melalui berbagai saluran yang tersedia, termasuk melalui iklan layanan masyarakat.

"Masyarakat kan perlu mendapatkan informasi sebanyak-banyaknya mana yang sudah, yang dalam proses, dan yang akan dikerjakan. Kami ingin menyampaikan apa adanya," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Menurutnya, hal itu sudah Kemkominfo lakukan sejak tiga bahkan empat tahun lalu melalui iklan tayangan di televisi dan Youtube.

"Kalau dulu kan menteri penerangan yang menerangkan. Masa suruh diam gini (sambil tutup mulut). Gimana?," ucapnya sambil tertawa.

Sebelumnya, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu mengatakan iklan keberhasilan pemerintah di bioskop memang dipasang untuk menyasar generasi milenial. Kemkominfo membantah iklan tersebut terkait dengan Pemilihan Presiden 2019.

"Fungsi Kemkominfo adalah Government Public Relation, kabar baik pemerintah yang berjalan harus kami sampaikan, siapapun rezimnya harus kami sampaikan, kebetulan sekarang pak Jokowi," kata Ferdinandus, Rabu (12/9) kepada CNNIndonesia.com. [cnnindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel