Hubungi Jokowi, PM Jepang Sampaikan Duka Cita

Foto: Biro Pers Setpres

Ucapan belasungkawa masih terus mengalir dari negara sahabat terkait bencana gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.  Perdama Menteri Jepang Shinzo Abe menyampaikan belasungkawanya kepada Presiden Joko Widodo.

Abe menyampaikan bela sungkawa tersebut langsung kepada Presiden Jokowi pada 1 Oktober 2018.

"Saya merasa sangat sedih mendengar berita bencana gempa dan tsunami yang menimpa Sulawesi Tengah telah menyebabkan korban jiwa dan kerusakan yang besar," ujar PM Abe, kepada Presiden Jokowi, dalam keterangan tertulis Kedubes Jepang di Jakarta, yang diterima Medcom.id, Senin 1 Oktober 2018.

"Mewakili pemerintah dan rakyat Jepang, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya bagi keluarga para korban yang meninggal dan simpati terdalam saya kepada semua korban bencana," imbuh Abe.

PM Abe menambahkan, selama ini Jepang juga telah banyak mengalami kerusakan dahsyat akibat gempa dan tsunami seperti Indonesia.

 "Oleh karena itu kami siap memberikan bantuan dalam bentuk apapun, seperti pemberian barang bantuan darurat dan lainnya. Jepang akan selalu berada di sisi masyarakat Indonesia dalam mengatasi kesulitan yang besar seperti ini," tuturnya.

Buka akses bantuan internasional

Pemerintah Indonesia menjelaskan membuka akses bantuan internasional untuk masuk ke Sulawesi Tengah.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir menuturkan sudah dibentuk tim nasional di bawah pimpinan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto untuk mengatur alur bantuan internasional.

"Tim nasional telah membentuk satgas untuk memimpin semua proses bantuan search and rescue maupun bantuan lainnya, termasuk dari internasional," tutur Arrmanatha di Jakarta, Senin 1 Oktober 2018.

Menurut Arrmanatha, bantuan tidak semuanya diterima. Pasalnya harus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

"Bantuan tidak akan semuanya diterima. Karena tergantung dengan kondisi di lapangan, apa yang dibutuhkan di lapangan," ucapnya.

Arrmanatha menuturkan sejak hari pertama gempa, penawaran bantuan telah disampaikan beberapa negara sahabat. Mereka, ucapnya, menyampaikan kesiapan memberi bantuan, baik dalam kerangka pencarian dan penyelamatan, rehabilitasi, maupun mengatasi kekurangan yang ada. [medcom.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel