Jokowi Akan Cek Bantuan Dana Perumahan Korban Gempa Lombok

Foto: Kumparan

Presiden Jokowi dan Ibu Negara Iriana Widodo pagi ini tiba di Bandara Internasional Lombok di Praya, NTB. Jokowi rencananya akan mengecek bantuan pemerintah tekait dana pembangunan rumah yang dibagikan ke korban gempa.

Pantauan di lokasi, Rabu (18/10), pesawat Kepresidenan Indonesia-1 yang membawa Jokowi dan rombongan mendarat sekitar pukul 09.40 WITA. Kedatangan Jokowi disambut oleh Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Wakil Gubernur Sitti Rohmi Djalillah, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Lalu ada pula Kapolda Brigjen Polisi Achmad Juri, dan Wali Kota Mataram Ahyar Abduh. Setelah itu, Jokowi menggelar rapat terbatas di ruang VVIP bandara. Dalam rapat terbatas itu, Jokowi meminta penjelasan soal pencairan dana bantuan untuk korban gempa.

"Dari 17 prosedur yang sebelumnya diberikan yang menurut saya, sangat rumit dan berbelit-belit. Kemarin kita pangkas menjadi 1 prosedur. Kita harapkan uang yang dipertanggung jawabkan ini tidak ada yang bermasalah," ucap Jokowi.

"Saya juga akan melihat cara pembangunannya seperti apa dengan kelompok masyarakat. Kita harap pemberian ini akan berlanjut terus. Jangan bayangkan ini akan selesai sebulan atau dua bulan. Gempa di Padang, Aceh, Yogya, itu setahun," lanjut dia. Namun, Jokowi optimistis dalam satu tahun pembangunan bisa selesai.


Di lokasi yang sama, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono memberikan paparan soal rehabilitasi dan konstruksi rumah di Lombok dan Sumbawa.

"Pasar yang rusak ada 12 kemudian yang dikerjakan itu baru dua dan selesai baru satu. Tadi yang dikerjakan oleh Kementerian PUPR dengan TNI dan Polri itu sebarannya di Lombok Barat ada 83," ucap Basuki.

Kemudian di Lombok Tengah ada 41, Lombok Timur ada 76, dan di Lombok Utara ada 217. Sementara di Kota Mataram ada 28, sedangkan Sumbawa ada 118.

"Lalu Sumbawa Barat ada 74. Ini tadi yang kami sampaikan yang rusak ringan, rusak sedang oleh organisasi swadaya termasuk Bank Mega, Pemprov DKI, TvOne dan sebagainya," bebernya.

Setelah itu Zulkieflimansyah memberikan penjelasan soal pencairan dana. Zulkieflimansyah menjelaskan, pencairan dana dilakukan setelah prosedurnya dipangkas. Sehingga banyak kepala keluarga yang sudah mendapatkan pencairan dana.

"Jadi sebagai laporan sebelum penyederhanaan itu yang cair 5 kepala keluarga. Tapi setelah penyederhanaan itu sudah 5.265 dengan bantuan BRI dan TNI-Polri," tutur Zulkieflimansyah.

Rencananya setelah ini, Jokowi akan bertolak ke Sumbawa menggunakan helikopter. Di sana Jokowi akan menyerahkan buku tabungan stimulan untuk korban gempa.
Lalu dari Sumbawa, Jokowi akan bertolak ke Lombok Timur untuk mengecek perbaikan rumah. Kemudian ke Lombok Utara untuk memberikan bantuan ke warga.

Dalam kunjungan ini, Jokowi didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno dan Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita. [kumparan.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel