Ma'ruf Amin Jadi "Magnet" untuk Warga Banten Memilih Jokowi


Pemilihan Ma'ruf Amin sebagai pendamping Joko Widodo sempat menimbulkan keraguan publik, mantan Ketua MUI tersebut menggerus elektabilitas petahana. Namun, pemilihan ulama asal Banten tersebut membawa berkah tersendiri, terutama bagi warga satu rumpun dengan Ma'ruf Amin.

Banten terkenal sebagai daerah jawara. Adat budaya Banten mengedepankan sikap ksatria dan pantang menyerah, begitu dikenal di dunia. Saat yang sama Banten juga merupakan daerah santri sehingga kependekaran dan kesantrian menjadi kesatuan yang tak terpisahkan. Dalam konteks itulah Banten selalu khas, sehingga daerah ini cukup diperhitungkan di kancah Nasional.

Ditunjuknya putra asli Banten membuat warganya semringah, salah satunya adalah Deni Arisandi sebagai pimpinan pendekar di Banten. Menurutnya setelah Joko Widodo menunjuk ulama asal Banten sebagai calon wakil presiden membuat nama Banten makin melambung tinggi.

Menurut Deni, rakyat Banten yang relijius memang sangat mengidamkan pemimpin berlatar belakang ulama. Itu karena menurut sejarahnya, Kesultanan Banten yang peninggalannya masih bisa dilihat dan kini semakin megah, didirikan dan dipimpin oleh seorang ulama.

"Dia adalah Maulana Hasanuddin Putera Sunan Gunung Jati. Hampir semua sultan di Banten adalah ulama. Karenanya saat Jokowi menunjuk Kiai Ma'ruf asal Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten sebagai cawapres, rakyat Banten menyambut antusias. Salah satunya adalah para pendekar Banten," jelas Deni.

Deni juga mengucapkan bahwa para pendekar di Banten berterima kasih kepada Presiden Jokowi atas kepercayaannya kepada rakyat Banten. Ditunjuknya putera Banten untuk menjadi wakilnya merupakan penghargaan kepada orang Banten secara keseluruhan. Menurutnya warga Banten umumnya dan para pendekar khususnya sungguh tersanjung.

"Bagaimanapun Pak Jokowi telah memilih Kiai asal Banten, padahal di republik ini banyak sekali tokoh dari daerah lain. Ini yang kami apresiasi. Tentunya kami akan dukung dan di Banten ini, tidak bisa tidak, pasangan Jokowi Ma'ruf Amin wajib menang. Kami akan turun door to door mengajak rakyat Banten memilih nomor kosong satu," ujarnya.

Deni menambahkan, para pendekar Banten akan bergerak melalui berbagai peguron dan pesantren untuk menyukseskan Jokowi - Ma'ruf. Mereka akan berkampanye secara ksatria sesuai dengan jiwa kependekaran dan kesantrian yang melekat.

"Banyaklah yang sudah dikerjakan Pak Jokowi. Kita sudah merasakannya. Orang miskin berkurang, orang kecil yang punya tanah sepetak dibuatkan sertifikat gratis. Banyak lagi yang lain, utamanya kita suka dengan gaya kepemimpinan yang amat merakyat. Itu Jokowi banget, pemimpin Indonesia ya begitu harusnya," pungkas Deni. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel