Menkominfo: Sudah 49 Persen BTS Beroperasi di Sulawesi Tengah

Foto: iNews.id

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mencatat hingga kini sudah 49 persen Base Transmission Station (BTS) yang sudah beroperasi di Sulawesi Tengah. Sementara sejak gempa terjadi hanya 13 persen yang masih berfungsi.

Menkominfo Rudiantara mengatakan, peningkatan ini terjadi setelah aliran listrik mulai pulih di wilayah tersebut. Oleh karenanya, listrik merupakan hal utama yang perlu dituntaskan agar jaringan telekomunikasi di daerah terdampak bencana dapat pulih sepenuhnya.

"Pas bencana langsung (BTS) yang beroperasi hanya sekitar 13 persen di satu Sulteng. Hari berikutnya lebih parah lagi, dari 13 persen tinggal 11 persen. Namun sejalan dengan listrik mulai masuk saat ini yang sudah beroperasi 49 persen," ujarnya di kantornya, Jakarta, Selasa (2/10/2018).

Namun, permasalahannya distribusi listrik tidak merata sehingga di tiap daerah masih banyak BTS yang mati. Berdasarkan data yang ia miliki, BTS yang beroperasi di Palu hanya 16 persen dari 1.119 BTS, di Donggala 25 persen dari 230 BTS, dan di Sigi 24 persen 274 BTS.

"Permasalahannya distribusinya tidak merata jadi masih banyak yang mati. Kenapa mati? Kehilangan pasokan listrik, semua bergantung pada listrik karena itu listrik jadi prioritas," kata dia.

Rencananya, pada 5 Oktober mendatang aliran listrik jauh lebih baik. Pasalnya, akan ada aktivasi gardu induk dan transmisi jaringan sehingga siap untuk dialiri listrik.

"Perjalanan masih panjang. Pada umumnya kalau listrik sudah masuk maka BTS bisa hidup sampe 2 sampai 4 jam jadi kalo listrik mulai masuk tanggal 5 akan bertambah lagi," ucapnya.

Kendati demikian, nyatanya hingga saat ini masih banyak tower yang mengalami kerusakan pascabencana. Hal ini membuat makin sulit lagi pekerjaan rumah pemerintah untuk mengganti tower tersebut.

"Itu pun hanya di lokasi yang strukturnya kalau di tower tidak masalah, kalau towernya roboh atau rusak itu lebih panjang lagi karena tower harus diganti. Tapi kebutuhan sangat urgen," tuturnya. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel