Timses Jokowi soal Negara Cebong atau Pancasila: Ini NKRI!

Foto: detikcom

Ahmad Dhani melawan penetapan status tersangka dirinya dengan mempertanyakan Indonesia sebagai negara cebong ataukah Pancasila. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin menjawab pertanyaan itu.

"Kalau soal negara cebong dan negara Pancasila, ini Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang ideologinya Pancasila, yang moto bangsanya adalah Bhinneka Tunggal Ika, yang bentuk negaranya adalah negara kesatuan. Kita bukan negara kecebong. Saya nggak tahu apa yang dimaksud negara kecebong oleh Ahmad Dhani," ujar Wakil Ketua TKN Johnny G Plate saat dihubungi, Kamis (18/10/2018).

"Dan saya kira konsensus kebangsaan negara, ideologi, moto negara, itu harus kita hormati. Jangan kita turunkan derajat negara kita, dan menjadi tugas kita untuk mencintai negara kita," imbuhnya.

Politikus NasDem itu mengaku heran terhadap pernyataan Dhani, yang meminta negara tak melarang warganya membenci suatu hal yang buruk. Johnny pun mempertanyakan kembali maksud pernyataan tersebut.

"Dia bilang kok dilarang membenci sesuatu yang buruk. Nah, yang dia bilang sesuatu yang buruk itu apa? Jangan sampai yang dianggap buruk ternyata baik. Kalau yang dianggap buruk ternyata baik, dan orang lebih banyak bilang itu baik, yang harus mengikuti itu siapa? Banyak orang apa dia? Kita hidup bernegara yang baiklah. Kita jaga politik kita yang lebih berkualitas, apalagi seorang public figure seperti Ahmad Dhani," tegas Johnny.

Selain itu, menurut Johnny, Jokowi tak pernah melarang warganya membenci sesuatu. Siapa pun boleh bersikap kritis asalkan berdasarkan data dan bukan fitnah.

"Nggak ada yang melarang. Hak demokrasi dilindungi oleh undang-undang, tidak boleh dilarang, tapi penggunaan hak demokratif itu diatur dengan tugas dan kewajiban, tugas dan kewajiban itu apa? Data, fakta," jelasnya.

Diketahui, polisi resmi menetapkan Ahmad Dhani sebagai tersangka kasus pencemaran nama baik. Ahmad Dhani pun berang atas penetapan status tersangka pada dirinya itu.

Menurut Dhani, negara tak boleh melarang warganya membenci hal yang buruk. Dia kemudian mempertanyakan negara ini negara cebong atau Pancasila

"Ini negara cebong atau negara Pancasila?" ujar Ahmad Dhani kepada wartawan, Kamis (18/10). [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel