TKD Dikukuhkan, Suara Jokowi-Ma'ruf di Kalbar Ditargetkan 75 Persen

Foto: Antara

Tim Kampanye Daerah (TKD) Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin di Kalimantan Barat (Kalbar), resmi dikukuhkan, Sabtu (21/10/2018) di Hotel Mahkota Pontianak. Tim ini siap mencapai target suara 75 persen untuk pasangan nomor urut 01 di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Pengukuhan dilakukan oleh Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Johhny G Plate. Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Amin untuk Kalbar, Hildi Hamid, yang juga mantan bupati Kayong Utara. Sementara Sekretaris TKD Lasarus, anggota DPR Dapil Kalbar. Mantan gubernur Kalbar yang juga Ketua DPD PDIP Kalbar, Cornelis menjadi Dewan Penasihat. Sementara Dewan Pengarah di antaranya Sutarmidji.

Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf Amin, Johnny G Plate memaparkan, tim koalisi menargetkan 75 persen suara dukungan masyarakat Kalbar untuk memilih pasangan nomor urut 01 itu pada Pilpres 2019 mendatang. Karena itu, dia mengajak tim pemenangan agar terus menyampaikan pesan politik Nawacita jilid II, kepada basis konstituen di Kalbar, yakni melanjutkan pembangunan infrastruktur fisik, sosial, dan program perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Pilpres 2014 lalu, Jokowi-JK memperoleh suara sekitar 60 persen di Kalbar. Setelah melihat di lapangan, maka target kemenangan untuk Jokowi -Ma’ruf Amin di Kalbar sekitar 70 persen,” kata Johnny G Plate.

Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf untuk Kalbar, Amin Hildi Hamid mengatakan, selama empat tahun kepemimpinan Jokowi-JK, sudah sembilan kali Jokowi ke Kalbar. Kedatangannya mulai dari meresmikan Masjid Raya Mujahidin dan Gereja Katedral Pontianak, meresmikan Jembatan Pak Kasih di Tayan, meresmikan pembangkit listrik di Jungkat, hingga sejumlah pembangunan infrastruktur lainnya.

Bahkan, PLBN Entikong, Aruk, dan Badau dibangun lebih megah dari PLBN negara tetangga. Jokowi juga membangun pasar-pasar rakyat dan pembagian sertifikat tanah gratis. “Ini membuktikan bahwa Jokowi memberikan perhatian serius bagi masyarakat Kalbar,” katanya.

Dalam kesempatan itu, dia berpesan kepada para tim pemenangan Jokowi- Ma’ruf agar melawan fitnah dan adu domba dengan membangun kampanye damai, menghargai keberagaman dan toleransi. “Memilih Jokowi-Ma’ruf adalah memilih masa depan bangsa Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Ketua Tim Penasihat TKD Jokowi-Ma’ruf di Kalbar, Cornelis meminta tidak menganggap enteng Pilpres 2019, strategi, dan taktik. Dengan masa kampanye yang panjang, tim pemenangan hendaknya terus menawarkan program keberhasilan Jokowi.

“Mari kita bergerak sesuai kemampuan dalam menarik simpati konstituen, dengan bekerja tanpa pamrih sehingga di Pilpres 2019 mendatang, minimal bisa mempertahankan yang sudah berhasil di Kalbar sebelumnya,” katanya.

Dewan Pengarah TKD Jokowi-Ma’ruf Amin, Sutarmidji menyatakan, tidak ada alasan untuk tidak mendukung pasangan nomor urut 01. Sebab, semasa kepemimpinan Jokowi-JK, semua yang diminta sudah diberikan, seperti penataan Sungai Kapuas, Keraton Pontianak, Jembatan Paralel Landak, pembangunan kembali Pasar Tengah dan lainnya.

“Mari kita jual program-program pembangunan yang sudah dirasakan masyarakat Kalbar dan kita antar mereka menyelesaikan pembangunan di Kalbar,” kata Sutarmidji.

Dia juga optimistis Jokowi-Ma’ruf mampu meraup suara terbanyak di Kalbar. Saat ini terpenting, tinggal bagaimana memberdayakan seluruh kekuatan yang ada untuk bersama-sama memenangkan pasangan nomor urut 01. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel