Jokowi: Aset Terbesar Indonesia Adalah Kerukunan, Persaudaraan dan Persatuan


Dalam sambutan di Hari Ulang Tahun (HUT) PDI Perjuangan yang ke-46, Presiden Joko Widodo menyebutkan bahwa sudah banyak pencapaian dan kemajuan yang ditorehkan bangsa Indonesia sampai saat ini.

“Para pahlawan dan pendiri bangsa kita termasuk Bung Karno mereka adalah teladan-teladan terbaik yang merelakan hidup dan matinya untuk kemerdekaan, untuk kejayaan bangsa Indonesia. 73 tahun kita telah merdeka, sudah banyak pencapaian, sudah banyak kemajuan,” ucap Jokowi di Jakarta Internasional Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).

Sehingga, Jokowi meminta kepada seluruh masyrakat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan demi mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju dengan rasa optimisme yang kuat.

“Oleh sebab itu, sudah menjadi kewajiban Kita bersama untuk melanjutkan perjuangan pahlawan dan pendiri bangsa. Kita semuanya harus optimis melangkah agar negara ini menjadi negara yang maju,” tambahnya.

Selain dengan optimisme, kekuatan bangsa Indonesia untuk bisa terus bergerak maju adalah kerukunan, persaudaraan dan persatuan Indonesia. Sehingga, ia berharap masyarakat bisa bergotong royong untuk memperkuat persatuan demi mewudujukan Indonesia yang adil, makmur dan sejahtera.

“Dan selalu saya sampaikan dimana-mana bahwa aset terbesar bangsa ini adalah kerukunan, persaudaraan, aset terbesar bangsa ini adalah persatuan indo. Oleh sebab itu kita tidak boleh berhenti bergerak,” ungkap Jokowi.

“Kita harus bergotong royong memperkuat persatuan kita, kita terus bergotong royong untuk membumikan Pancasila, kita harus terus bergotong royong untuk bergerak bersama-sama menjadikan Indonesia ini adil, makmur dan sejahtera,” tutupnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel