Harga BBM Turun, Luhut: Tanda Ekonomi RI Makin Baik


Pemerintah menetapkan harga jual Premium untuk di Jawa, Madura, Bali (Jamali) juga diselaraskan dengan di luar Jamali. Sehingga, harga Premium di Jamali turun Rp 100 dari sebelumnya Rp 6.550 per liter menjadi Rp 6.450 per liter.

Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengaku mendukung upaya tersebut. Baginya, hal itu menunjukan bahwa kondisi perekonomian Indonesia semakin baik.

"BBM bagus dong (harga turun). Ya berarti ekonomi kita makin baik," jelas Luhut di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Jakarta, Senin (11/2/2019).

Selain itu, Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan juga mengakui adanya penurunan harga premium sebesar Rp 100 di Jawa, Madura, dan Bali.

"Kami mendapatkan informasi, harga Premium di Jawa disamakan dengan di luar Jawa, jadi turun Rp 100 per liter," ujar Jonan di DPR, Senayan, Jakarta.

Sebagai informasi, Direktur Jenderal Migas Kementerian ESDM, Djoko Siswanto mengatakan pengaturan formula harga tersebut tertulis dalam Peraturan Menteri ESDM No. 34 Tahun 2018 tentang Perubahan Kelima atas Peraturan Menteri ESDM Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perjanjian Harga Jual Bahan Bakar Minyak Eceran dan Keputusan Menteri ESDM No.19 K/10/MEM/2019. [detik.com]

Iklan Atas Artikel