Relawan Perempuan Jokowi Kecam Emak-emak Lakukan Kampanye Hitam


Relawan perempuan pendukung Jokowi-Ma'ruf mengaku terkejut ada viral video ibu-ibu melakukan kampanye hitam door to door terhadap Jokowi. Kini para wanita dalam video itu sudah ditangani kepolisian.

Dewan penasihat Peremouan Tangguh Pilih Jokowi (Pertiwi) Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, atau yang akrab disapa Ita mengatakan aksi 3 perempuan dalam video itu keterlaluan. Seharusnya mereka melontarkan visi misi kubu yang mereka dukung.

"Itu kebangetan banget, nget, nget, ya. Saya rasa harusnya kita mulai kampanye dengan penyampaian visi misi, tidak melulu menjelekkan," ujar Ita di Jalan Pemuda Semarang, Senin (25/2/2019).

Dalam kampanye hitam berbahasa Sunda itu, disebut jika Jokowi kembali terpilih maka tidak ada adzan berkumandang dan juga bakal mendukung pernikahan sesama jenis. Tuduhan itu bagi Ita sangat memprihatinkan.

"Masyarakat yang menilai. Pak Jokowi selama 4,5 tahun pemerintahan kan tidak pernah mendukung yang seperti itu," tegasnya.

Menurutnya Pertiwi juga akan blusukan door to door ke rumah warga untuk pemenangan Jokowi-Ma'ruf. Namun Ita menjelaskan pihaknya akan menyampaikan pencapaian pemerintahan Jokowi dan memberi penjelasan terkait isu yang kerap menimpa Jokowi.

"Kita tidak akan berpolitik hitam, kita tekankan untuk berpolitik santun. Kita nanti akan mengkonter dengan bagaimana capaian kerja 4,5 tahun," ujarnya.

Terkait video yang viral tersebut, Polda Jabar telah mengamankan tiga orang wanita terkait video viral kampanye hitam terhadap Jokowi. Status ketiganya saat ini masih terperiksa. Penyidik tengah memeriksa secara intensif ketiga orang tersebut. [detik.com]

Iklan Atas Artikel