TKN Jokowi-Ma'ruf: Propaganda Rusia Musuh Nyata Demokrasi


Para perempuan yang aktif di majelis taklim berperan penting memerangi kabar bohong (hoaks) dan fitnah yang kian marak jelang pemilu. Kaum perempuan yang tercerahkan oleh kajian Islam rasional, toleran dan damai akan bergerak melawan semburan kebohongan.

Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, seluruh masyarakat, terutama kaum ibu-ibu, harus menyadari bahaya hoaks. Jangan sampai mereka malah turut menyebarkan.

”Semua harus jadi pelopor bagi gerakan literasi media, sosialisasi bahaya hoaks dan membuat kontens positif di medsos (media sosial),” kata Airin di hadapan ratusan peserta Maulid Nabi Muhammad SAW dan Halaqah Kebangsaan di Gedung Intermark Indonesia Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu (9/2/2019).

Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq yang hadir sebagai narasumber mengingatkan, Propaganda Rusia kini jadi musuh nyata demokrasi di Indonesia.

Politikus PKB ini menjelaskan, Propaganda Rusia merupakan terminologi untuk suatu metode propaganda yang disebut firehose of falsehood atau semburan kebohongan.

Di sinilah peran ibu-ibu majelis taklim untuk memberi tahu masyarakat agar tidak mudah percaya kepada kelompok yang membuat kebohongan yang berulang dan mudah minta maaf.

Kelompok pembuat kebohongan tersebut, kata Maman, akan memberi pandangan yang membingungkan kepada masyarakat. Tujuannya agar orang tidak percaya data objektif. Mereka hanya ingin menjatuhkan kepercayaan pada pemerintah.

“Di saat hujan kita tak mungkin tangkis air hujan dengan tangan. Pasti tetap basah. Saatnya kita memberikan pemahaman seluasnya kepada masyarakat. Itu ibaratnya kita memberikan jas hujan penangkal dusta,” kata Maman.

Acara yang dihadiri ratusan jamaah se-Tangerang Raya ini diselenggarakan Halaqah Majelis Taklim yang dimotori beberapa tokoh “perempuan keren” (Keren yaitu kreatif, enerjik, religius, dan nasionalis) yakni Ida Fauziah, Badriyah Fayumi, Nuryati Murtadho, Rustini Muhaimin dan anggota DPR dari PKB Siti Masrifah. [inews.id]

Iklan Atas Artikel