AHY Menilai Wajar 31,5% Pemilih Demokrat Dukung Jokowi


Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menganggap wajar sebagian pemilih partai berlogo mercy itu mendukung capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Dukungan itu berdasarkan hasil survei Litbang Kompas yang dirilis beberapa hari lalu.

"Saya pikir justru adalah suatu kewajaran. Kita tak pernah bisa mengatakan satu komando tegak lurus yang diharapkan bisa seluruh konstituen Partai Demokrat itu berada dalam satu pilihan yang sama," kata AHY ditemui di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko polhukam), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat, 22 Maret 2019.

AHY mengaku tak menyalahkan kondisi tersebut. Meski Partai Demokrat berada dalam koridor mendukung capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Putra sulung Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu menegaskan perbedaan pandangan dukungan dinilai sebagai dinamika politik. Kalau semuanya seragam, dianggap tidak seru.

"Justru kami ingin menyampaikan partai demokrat ini memiliki double track strategy, strategi rel ganda. Di mana kami ingin meyakinkan pileg Partai Demokrat berlangsung dengan sukses, meraih suara dan jumlah kursi di DPR yang signifikan. Sedangkan pilpres juga kami ingin sukseskan," pungkas AHY.

Survei Litbang Kompas sebelumnya menyebutkan sejumlah partai yang berada pada barisan koalisi ternyata mendukung lawan. Sebanyak 31,5 persen pemilih Partai Demokrat yang mendukung Jokowi-Ma'ruf. Kemudian 41,7% pemilih Golkar memilih Prabowo dan 35,1% pemilih PAN yang memberi dukungan ke Jokowi-Ma'ruf. [medcom.id]

Iklan Atas Artikel