Loading...

Ingin Kejar Koruptor Sampai Antartika, TKN Sebut Prabowo Sudah Telat


Tim Kampanye Nasional (TKN) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) menilai calon presiden 02, Prabowo Subianto hanya beretorika dan pencitraan terkait pernyataannya soal mengejar koruptor sampai Antartika hingga padang pasir.

Menurut TKN, komitmen pemberantasan korupsi yang disampaikan Prabowo sangat telat. Pasalnya, Joko Widodo selaku presiden sekaligus capres petahana telah melakukan kerja pemberantasan korupsi bersama KPK.

"Telat kali (Prabowo). Jokowi sudah melaksanakan pemberantasan korupsi bersama KPK. Komitmen Jokowi jelas tidak dukung revisi UU KPK," kata Juru Bicara TKN, Irma Suryani Chaniago kepada Okezone, Minggu (10/3/2019).

Jokowi, sambung Irma, bahkan men-support KPK dengan program tangkap tangan dan online system pengaduan masyarakat. Karenanya kerja-kerja pemberantasan korupsi sebagaimana disampaikan Prabowo sudah dilakukan duluan oleh petahana.

Sementara itu, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02, Suhud Alynudin berkata ungkapan Prabowo yang akan mengejar koruptor sampai Antartika dan padang pasir merupakan komitmen serius pemberantasan korupsi dari eks Danjen Kopassus tersebut.

"Itu merupakan komitmen serius dari Pak Prabowo untuk memberantas korupsi di Indonesia yg hingga saat ini tak kunjung mengalami perbaikan," jelas Suhur saat dihubungi Okezone.

Menurut Direktur Pencapresan PKS itu, Indeks persepsi Korupsi (IPK) Indonesia masih rendah. Artinya program pemberantasan korupsi di era Jokowi jalan di tempat, dan program revolusi mental yang dicanangkan petahana tidak berdampak terhadap perubahan sikap anti-korupsi.

"Bahkan masih banyak kepala daerah yang tertangkap tangan oleh KPK," tandas Suhud.

Capres 02 Prabowo Subianto menegaskan akan memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya begitu dirinya dilantik jadi Presiden RI jika menang Pemilu 2019.

"Pada saat itu, mulai saat itu saya akan kejar koruptor-koruptor itu. Bila perlu sampai Antartika, sampai ke padang pasir paling jauh, akan saya kejar," tegasnya saat berpidato di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia (UKRI) di Jalan Terusan Halimun, Kota Bandung, Jumat 8 Maret 2019. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...