Jokowi Merasa Diuntungkan jika Partisipasi Pemilih Tinggi


Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo meminta para pendukungnya untuk mengajak sebanyak-banyaknya masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada pemilihan presiden 2019. Sebab, menurut survei, tingginya partisipasi masyarakat akan menguntungkan pasangan Jokowi-Ma'ruf.

"Saya minta ajak tetangga saudara kawan di tanggal 17 April untuk berbondong-bondong ke TPS. Partisipasi pemilih harus ditingkatkan setinggi-tingginya. Karena menurut survei, itu sangat menguntungkan kita," kata Jokowi saat bertemu dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Utara, di Medan, Sabtu (16/3/2019).

Jokowi tak menyebutkan survei apa yang dimaksud. Ia juga tak menjelaskan apakah itu merupakan survei internal tim kampanye atau merupakan survei dari lembaga luar. Jokowi hanya menegaskan pentingnya menekan angka golput berdasarkan hasil survei itu.

"Jangan sampai ada satu orang pun yang golput, dorong semuanya untuk datang ke TPS. Ingatkan bahwa masa depan negara ini akan tergantung di tanggal 17 April 2019 yang akan datang," kata Jokowi.

Capres petahana ini mengingatkan para pendukungnya bahwa pemungutan suara tinggal 31 hari lagi. Oleh karena itu, ia meminta seluruh kader parpol pendukung dan relawan menggencarkan kampanye dari rumah ke rumah.

"Saya mengajak kita semuanya tinggal 31 hari ini, satu-satunya cara adalah kampanye door to door. Jangan berharap pada baliho spanduk, sudah tidak efektif," kata dia.

Dalam acara ini, Jokowi didampingi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Moeldoko dan Abdul Kadir Karding. Hadir juga Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Sumatera Utara Ivan Iskandar Batubara.

Para kader parpol dan relawan di seluruh Sumatera Utara antusias menyambut kehadiran Jokowi. Mereka sempat berebut untuk bersalaman dan berfoto bersama mantan Gubernur DKI Jakarta itu. [kompas.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...