Kesan Ibu Iriana Jokowi Jajal MRT Jakarta: Mantap!


Ibu Negara Iriana Jokowi dan Mufidah Jusuf Kalla sudah menjajal moda raya terpadu (MRT) Jakarta. Iriana memberikan kesan baik terhadap transportasi umum yang masih tahap uji coba ini.

"Mantap," singkat Iriana sambil mengacungkan jempol, di Stasiun Bundaran HI, Jakarta, Senin (18/3/2019).

Iriana menjajal MRT didampingi Menhub Budi Karya Sumadi dan sejumlah ibu menteri yang tergabung Organisasi Aksi Solidaritas Kabinet Kerja (OASE Kabinet Kerja). Iriana menjajal MRT dari stasiun Bundaran HI menuju Lebak Bulus, dan kembali lagi Lebak Bulus-Bundaran HI.

Selama perjalanan, Iriana tampak berdiri. Dia mengatakan, menjajal MRT dengan cara berdiri untuk merasakan kenyamanan kereta tersebut.

"Ya merasakan dong berdiri gimana, duduk gimana," ujarnya.

Saat tiba di Stasiun Lebak Bulus, ada momen di mana Iriana merapikan sebuah tulisan di tangga stasiun yang dalam keadaan terlepas. Saat sedang menuruni tangga dengan Mufidah Kalla, langkahnya tiba-tiba terhenti sejenak untuk merapikan tulisan yang tidak menempel.

Melihat Iriana merapikan tulisan itu, Paspampres bergegas untuk menghampiri dan membenarkan tulisan yang tidak menempel.

Sementara itu, Budi Karya menyampaikan terima kasih kepada Ibu Iriana dan Mufidah Kalla yang telah menjajal MRT. Dia mengatakan masih perlu sosialisasi untuk masyarakat menggunakan transportasi umum.

"Kita akan meresmikan tanggal 24 Maret insyaallah dan akan beroperasi resmi tanggal 1 April, oleh karenanya sosialisasi seperti ini cukup penting apalagi ibu negara begitu cair mencoba dari Bundaran HI sampai Lebak bulus bersama ibu JK berdiri menandakan level of servisnya cukup baik jadi bisa tetap berdiri dan tidak apa-apa," kata Budi Karya.

Budi mengatakan, selama perjalanan Iriana menanyakan soal gerbong khusus wanita. Kepada Iriana, dia menjelaskan gerbong khusus wanita di MRT disediakan di jam sibuk.

"Ibu bertanya khususnya tentang kereta api seperti kecepatan dan berapa banyak penumpang, wanita dikhususkan atau tidak, jam berapa, itu merupakan pertanyaan yang baik untuk diketahui massal," katanya.

"Ada dua gerbong untuk wanita dan anak-anak di jam sibuk. Tadi digoda oleh ibu negara kalau tidak dipisah bisa bahaya. Ini supaya mereka enjoy," sambungnya. [detik.com]

Iklan Atas Artikel