Pernyataan 10 Years Challenge Ma'ruf Amin Lebih Visioner Dibanding Sandiaga Uno


Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Hasto Kristiyanto menyebut bahwa pernyataan 10 Years Challenge (tantangan 10 tahun) di debat Calon Wakil Presiden (Cawapres) lebih visioner dibandingkan dengan Sandiaga Salahuddin Uno.

"Dengan tampilan debat tersebut rakyat melihat bahwa boleh jadi Sandiaga Uno lebih muda namun KH Maruf Amin jauh lebih visioner, program kongkret dan menjawab kebutuhan," kata Hasto dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Menurut Hasto, dengan dilontarkannya gagasan 10 years challenge yang sempat hangat beberapa waktu lalu di sosial media, membuktikan bahwa kearifan Ma'ruf menjadi daya unggul yang menyebabkan apa yang disampaikan penuh dengan kejujuran dan sebagai saripati suara umat.

"Memerlukan kematangan lahir batin. Kedewasaan alam pikir yang digerakkan oleh suara hati pemimpin," tutur Hasto.

Selain itu, Hasto menilai dalam hal kebudayaan, gagasan Ma'ruf Amin terlihat lebih matang dibandingkan Sandiaga. Salah satu contohnya adalah, soal pemahaman terhadap pentingnya opera house, pemahaman budaya digital.

"Dalam diri Kyai Maruf, nilai-nilai Islami menjadi bingkai kemajuan dan bahasa yang disampaikan pun akrab bagi kalangan anak muda," ucap Hasto.

Sejauh ini, Hasto mengungkapkan, penampilan Ma'ruf di debat ketiga menujukan bahwa Cawapres Jokowi itu lebih matang dalam pengalaman dan memiliki kebijaksanaan.

"Sebaliknya Sandi tampil dalam kemudaan secara fisik, namun gagal mengelaborasi visi misi," tutur Hasto. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel