Reliji Kampanyekan Jokowi dari Pintu ke Pintu


Relawan Indonesia Jokowi (Reliji) mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 01, Jokowi-Ma'ruf di Banda Aceh, Kamis 28 Februari 2019. Reliji janjikan kampanye dari pintu ke pintu untuk memenangkan Jokowi.

“Kita lawan hoaks dan fitnah dengan fakta dan data. Datangi masyarakat dari rumah ke rumah, sampaikan informasi yang benar tentang Jokowi. Pribadinya yang sederhana, taat beribadah, dekat dengan umat Islam, hingga program pemerintahan yang pro rakyat,” kata Ketua Umum Kornas Reliji, Bursah Zarnubi, di Banda Aceh, Kamis 28 Februari 2019.

Bursah mengatakan, Jokowi sudah bagus dalam empat tahun memimpin pada periode pertama. Untuk itu, lanjutnya, Jokowi layak untuk melanjutkan ke periode kedua untuk Indonesia yang lebih baik.

Prestasi terbaik dalam empat tahun Jokowi adalah pembangunan, infrastruktur yang merata, dan mempermudah akses antardaerah. Selain itu, kata Bursah, dalam masa kepemimpinannya, Jokowi berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga mencapai 9,82 persen per Maret 2018.

Kesejahteraan masyarakat pun terbukti berdasarkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat, pelayanan kesehatan yang semakin baik, dan akses pendidikan yang lebih merata melalui pencanangan program wajib belajar 12 tahun dan pemberian Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Jika pada periode ini Presiden Jokowi lebih menekankan pembangunan infrastruktur, dalam lima tahun ke depan jika terpilih kembali Jokowi akan lebih fokus kepada pembangunan sumber daya manusia,” ujar Bursah.

Untuk itu, Bursah menekankan kepada para anggota Reliji untuk mengkampanyekan Jokowi kepada tetangga melalui sistem pintu ke pintu. Penangkalan hoaks pun diwajibkan untuk menghindari pemberitaan buruk kepada paslon nomor urut 01 itu.

"Informasi dan fakta tersebut sampaikan dengan baik sehingga masyarakat tidak terpengaruh dengan kabar bohong dan propaganda yang menyebut Jokowi bukan beragama Islam atau bahkan anti-Islam,” tutur Bursah.

Selain taat beribadah dan dekat dengan ulama, kata Bursah, Jokowi juga membuat sejumlah program nyata untuk umat Islam, seperti membentuk bank wakaf, mendorong kemitraan pengusaha besar dengan UKM yang melibatkan pesantren, membantu pembangunan ribuan pesantren dan masjid, hingga membangun Universitas Islam Internasional Indonesia seluas 142 hektar di Depok agar Indonesia menjadi salah satu pusat peradaban Islam di dunia. [medcom.id]

Iklan Atas Artikel