Jokowi: Petugas KPPS yang Gugur Pejuang Demokrasi


Sebanyak 91 petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) meninggal selama Pemilu Serentak 2019. Capres petahana Joko Widodo menyampaikan duka mendalam akibat peristiwa itu.

"Beliau-beliau itu adalah pejuang demokrasi yang meninggal dalam tugas," kata Jokowi di Restoran Seribu Rasa, Menteng, Jakarta, Senin, 22 April 2019.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan pemerintah akan memberikan penghargaan kepada petugas KPPS yang meninggal. Namun, pemerintah masih menunggu usulan KPU untuk memberikan santunan.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus membarui jumlah petugas Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) yang meninggal dunia maupun sakit. Total per Senin 22 April tercatat 91 petugas KPPS meninggal dunia.

Jumlah korban meninggal dan sakit tersebar di 19 provinsi. Sebagian besar sakit karena kelelahan. Terbanyak ada Provinsi Sulawesi Selatan dengan 130 kasus, disusul Sulawesi Tengah dengan 85 kasus, dan Jawa Tengah 58 kasus.

Menanggapi hal ini, KPU telah membahas secara internal untuk pemberian santunan kepada korban dan keluarganya. KPU menghitung jumlah asuransi yang akan diberikan dengan catatan yang telah termaktub dalam regulasi. [medcom.id]

Iklan Atas Artikel