Loading...

Tim Jokowi Harap Pencoblosan Berjalan Profesional Tanpa Intimidasi


Tim Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin berharap proses pencoblosan hingga penghitungan suara berjalan lancar. Tim Jokowi mengimbau semua pihak tidak melakukan hal-hal yang bertentangan dengan peraturan.

"Kita berharap pada saat pemilihan berjalan dengan baik profesional, transparan, tidak ada intimidasi di lapangan. Kita lihat bahwa peraturannya hak pilih harus dihormati," kata anggota tim Jokowi, Erick Thohir, di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (16/4/2019).

Erick mengatakan para pemilih harus diberi waktu hingga pukul 13.00 WIB untuk mendaftar. Namun, untuk pencoblosan, menurut Erick, harus diselesaikan sampai tidak ada lagi pemilih mengantre.

"Itu ada UU dan hukuman. Apa yang terjadi di luar negeri jangan sampai terjadi di dalam negeri," ungkap dia.

Erick kemudian menyinggung soal beberapa penangkapan terkait kasus politik uang. Menurutnya, politik uang merupakan kejahatan demokrasi.

"Kita apresiasi kinerja KPU, Bawaslu, aparat keamanan dalam hal menjaga pemilu ini dengan baik. Penting sekali, apalagi kita jadi contoh untuk beberapa negara di dunia tentang negara demokrasi," katanya.

Sementara itu, anggota tim Jokowi lainnya, Ace Hasan Syadzily, berpesan kepada para relawan pendukung Jokowi-Ma'ruf untuk segera melaporkan bila melihat intimidasi atau kecurangan. Ia meminta para relawan untuk memfoto atau merekam kejadian tersebut.

"Kita imbau kepada seluruh rakyat Indonesia, lebih khusus kepada para pendukung 01, jika memang menemukan adanya kecurangan, maka pertama dan kami minta mereka untuk memfoto, merekam dalam video, dan menyebutkan TPS lokasinya di mana dan nomor berapa," kata Ace. [detik.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan bawah postingan