Pemerintah Jamin Ibu Kota Baru Ramah Lingkungan


Pemerintah memastikan pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan tetap akan memperhatikan prinsip-prinsip lingkungan hidup.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan ada tiga prinsip lingkungan hidup yang akan dipegang teguh oleh pemerintah saat ibu kota berpindah. Pertama, pemindahan Ibu Kota tidak akan mengurangi hutan lindung yang ada di Indonesia saat ini.

Kedua, dalam rencana pembangunan Ibu Kota baru, 10 persenya dalam konsep perencanaan kota akan diisi oleh ruang terbuka hijau. Ketiga, pengembangan kota yang akan menjadi Ibu Kota nantinya mengusung konsep forest city atau kota yang ramah lingkungan.

"Tujuannya kota tersebut menjadi nyaman untuk ditinggali," kata Bambang dalam program PrimTime Metro TV, Jum'at, 9 Agustus 2019.

Bambang mengatakan setidaknya ada dua wilayah calon Ibu Kota baru yang diidentifikasi tidak mudah terbakar yaitu wilayah yang tidak terdapat tanaman gandum dan tidak ada batu bara.

Lebih jauh terdapat tiga lokasi yang dipertimbangkan untuk menjadi Ibu Kota baru. Tiga lokasi tersebut yakni Bukit Soeharto di Kalimantan Timur serta Gunung Mas dan Kawasan Segitiga di Kalimanyan Tengah.

Ketiga lokasi itu merupakan hasil survei yang selama ini dilakukan pemerintah. Namun, diakui Bambang, nantinya keputusan mengenai lokasi akan diumumkan oleh Presiden Joko Widodo. [medcom.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

loading...

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel

loading...