Loading...

Dewan Pers Minta Pemberitaan soal Papua Jangan Asal-asalan


Wakil Ketua Dewan Pers, Hendry Chairudin Bangun meminta kepada setiap jurnalis agar tak menelan mentah-mentah setiap informasi yang didapat ihwal perkembangan terbaru di tanah Papua.

Menurut dia, apabila kabar yang didapat hanya diperoleh dari aparat keamanan, tapi tidak diverifikasi kembali, maka akan menimbulkan kesimpangsiuran informasi. Sehingga, masyarakat tak mengetahui situasi sebenarnya yang terjadi di Bumi Cendrawasih.

"Kalau mau membuat berita itu cek ke lapangan. Jangan hanya talking-talking. Sebab, kalau ditanya nanti (ke) TNI 'aman, kok'. 'Sudah kondusif'. Namun, di setiap sepuluh meter sudah ada yang jagain," kata Hendry di dalam diskusi publik bertema "Memberitakan Papua Dalam Kerangka Etika Jurnalistik dan Keadaban Nusantara" di kantor Dewan Pers, Jakarta Pusat, Jumat (6/9/2019).

Sebuah penyajian berita yang baik di daerah konflik, kata dia, itu harus memberi penggambaran sesungguhnya yang terjadi di lokasi. Nantinya, masyarakat yang membaca pun dapat memahami situasi yang terjadi sebenarnya.

"Bikin liputan yang lebih mendalam, komprehensif, lengkap. Konteksnya ada. Supaya jangan kalau ada berita Papua, ada yang seperti ini," ujarnya.

Ia mengkhawatirkan bila wartawan menulis berita soal Papua secara asal-asalan. Sebab itu akan memancing emosi masyarakat yang kini situasinya sudah mulai berangsur kondusif. [okezone.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

loading...

Iklan Bawah Artikel