Loading...

Revisi UU Dinilai untuk Sempurnakan dan Kuatkan KPK

Pakar hukum tata negara Muhammad Rullyandi menilai DPR dan Presiden Jokowi tidak akan melemahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan adanya revisi Undang-Undang KPK.

Menurut Rully, revisi UU KPK bertujuan untuk melakukan penyempurnaan dan menguatkan sistem yang terdapat di dalam lembaga antikorupsi tersebut.

"Jadi ya tidak bisa itu dibilang sebagai membunuh KPK karena KPK sampai sekarang masih eksis," ujar Rully dalam diskusi MNC Trijaya yang bertajuk “Menatap Pemberantasan Korupsi Dengan UU Revisi” di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Rabu (18/9/2019).

Lebih lanjut Rully menyebutkan, DPR dan Presiden Jokowi tidak akan mengambil keputusan yang akan mengakibatkan KPK lemah, bahkan hingga 'dibunuh' seperti yang banyak dinilai banyak orang.

"Jadi itu secara politik hukum, artinya keinginan DPR dan Presiden itu tidak sampai sejauh itu. Tapi yang dibesar-dibesarkan inilah yang harus kita luruskan," ucapnya.

Ia mengaku kecewa dengan banyaknya pro-kontra yang membuat terjadinya pembentukan opini-opini di tengah masyarakat dengan mencerminkan bahwa KPK akan 'terbunuh' dengan adanya revisi UU KPK.

"Tidak mungkin lembaga negara itu diciptakan, tapi dia tidak memiliki fungsi. Yang kita lihat hari ini adalah bagaimana penguatannya, penyempurnaannya," tutur Rully.[okezone.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel