Loading...

Alumni PL Bersatu Siap Kawal Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf


Alumni Pangudi Luhur (PL) Bersatu, sebuah organisasi relawan pendukung pasangan Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma’ruf Amin, menyatakan sikap terhadap perkembangan situasi politik dan sosial di Tanah Air beberapa waktu belakangan ini.

Juru bicara Alumni PL Bersatu, Davy Ratu, mengatakan, pihaknya telah berkonsolidasi dan merasa harus menunjukan sikap mendukung Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, melihat adanya penumpang gelap yang ingin mengagalkan pelantikan presiden, dengan menunggangi aksi massa beberapa minggu terakhir.

"Kita perlu berbangga bahwa demokrasi Indonesia sudah berkembang hingga titik ini. Kepedulian dan keterlibatan seluruh warga negara dalam proses politik ini harus diapresiasi. Namun, demokrasi juga harus memiliki tanggung jawab. Mengutarakan pendapat harus sesuai kaidah dan mekanisme yang ada,” ujar Davy Ratu dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (9/10/2019).

Menurut Davy, Alumni PL Bersatu melihat proses demokrasi yang awalnya substansial dan damai kemudian secara nyata nampak ditumpangi oleh pihak-pihak yang hanya ingin memperkeruh suasana.

"Ini yang tidak boleh. Kami mendukung aparat untuk menindak tegas para penumpang gelap dan tidak bertanggung jawab ini,” tegasnya.

Davy menambahkan, Pemilu 2019 yang digelar secara serentak, sudah dilalui bersama oleh seluruh masyarakat Indonesia, sebagai hasil pemilu yang sah.

"Kita semua sepakat, Jokowi merupakan presiden terpilih untuk periode 2019-2024. Mari kita kawal bersama pemerintahan beliau, sehingga sebagai bangsa, kita sukses bersama," tandas Davy Ratu.

Berikut, pernyataan sikap bersama dari Alumni PL Bersatu:

1. Menegaskan kembali dukungan kepada Ir H Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin, sebagai Presiden dan Wakil Presiden dalam masa tugas 2019-2024.

2. Mengutuk keras segala tindakan inkonstitusional, yang akan menghambat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden yang telah terpilih secara sah.

3. Mendukung aparat keamanan untuk bertindak tegas sesuai dengan peraturan yang berlaku, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan dasar negara Pancasila. [beritasatu.com]
Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel