Loading...

Moeldoko: Jokowi Dengarkan Semua Pihak soal Perppu

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menjawab tuntutan mahasiswa agar Presiden Jokowi segera menerbitkan peraturan pemerintah pengganti undang-undang (Perppu) Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Moeldoko menegaskan, Jokowi menampung masukan dari mahasiswa.

"Kita ingin menyampaikan pesan bahwa Istana tidak menutup diri," kata Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (4/10).

Mantan Panglima TNI ini menuturkan, selain mahasiswa, Jokowi juga menerima masukan dari pelbagai pihak seperti partai dan tokoh masyarakat. Masukan tersebut akan dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan soal Perppu KPK.

Moeldoko meminta pengertian mahasiswa ihwal tenggat waktu yang diberikan kepada Jokowi sampai 14 Oktober 2019 sebelum menerbitkan Perppu KPK.

"Kemarin saya pesan kepada mahasiswa, jangan pakai bahasa pokoknya lah. Kita memikirkan negara itu persoalannya besar, semua harus dipikirkan, semua harus didengarkan, mesti ada, semua warga negara juga bijak gitu di dalam menyikapi semua keputusan,” ucapnya.

Moeldoko memastikan Jokowi tidak akan mengelola negara dengan cara yang salah. Jokowi pasti membangun negara sesuai dengan pesan pendiri bangsa serta sesuai amanat UUD 1945.

Temui Mahasiswa

Mahasiswa dari sejumlah universitas swasta menemui Moeldoko di Gedung Bina Graha, Kamis 3 Oktober 2019. Selain menuntut penerbitan Perppu KPK, mahasiswa meminta agar mahasiswa yang ditahan oleh aparat kepolisian dibebaskan.

Mahasiswa juga menuntut polisi mengusut tuntas pelaku yang melakukan tindakan anarkis.

"Kita tetap menyampaikan tujuh tuntutan. Tuntaskan reformasi ditambah kita menuntut pemerintah dan negara usut tuntas pelaku yang tidak bertanggungjawab sehingga kawan-kawan kita meninggal," tegas Presiden Mahasiswa Universitas Trisakti Dino Ardiansyah usai bertemu Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (3/10). [liputan6.com]

Loading...

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel