Intip Helikopter Caracal EC-725 yang Menggantikan Super Puma dalam Kegiatan Kepresidenan

Sebelum lepas landas menuju Abu Dhabi, Presiden Joko Widodo menyempatkan untuk meninjau helikopter yang dimiliki oleh TNI AU di pangkalan udara Halim Perdana Kusuma pada Minggu (12/1/2020). Helikopter yang berjenis EC-725 AP/Caracal nantinya akan digunakan untuk kegiatan kepresidenan seperti blusukan ke daerah., yang mana diketahui heli ini akan menggantikan peran sementara dari Helikopter Super Puma yang sedang dalam masa perawatan.

Mengenal salah satu Helikopter yang dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia, Caracal EC-725 merupakan helikopter pengangkut jarak jauh yang dikembangkan dari helikopter Super Puma untuk kegunaan ketenteraan ataupun penggunaan militer.

Pada dasarnya helikopter ini dipasarkan untuk transportasi tim prajurit, transportasi keluar untuk kecelakaan, transfer kasualti, pencarian pertempuran dan tugas-tugas penyelamat. Helikopter buatan Airbus Helicopters Prancis memiliki panjang 19,5 meter serta mampu memuat 2.200 kilogram beban barang dan 29 pasukan dengan 2 awak kapal.

Dari desain yang diadopsi oleh EC-725 didasarkan pada Eurocopter AS-532 Cougar. Helikopter tersebut dilengkapi dengan pelapis yang berbahan baja yang dapat dilepas untuk melindungi para pasukan.

Adapun persenjataan yang dimiliki oleh helikopter ini terdiri dari cannon 20 mm dan machine gun 7,62 mm. Tak hanya itu, EC-725 ini juga memiliki heavy store carriers untuk satu rocket pods 68 mm, cannon pod 20 mm, dan cannon pod 12,7 mm. serta pada sistem persenjataan tersebut dilengkapi juga dengan radar warning receiver, missile approach warning system, dan laser warning receiver.

Sementara di bagian mesin, helikopter Caracal EC-725 ini diketahui memakai dua mesin turboshaft Turbomeca Makila 1A4 yang dipasang di atas kabin, yang dilengkapi dengan sistem Dual-Channel Full Digital Digital Control Control Engine (FADEC).

Dengan menggunakan mesin tersebut, helicopter ini memiliki kecepatan naik 1.670 kaki/menit dengan kecepatan maksimum 175 knots atau setara dengan 324 kpj dan kecepatan jelajah 152 knots atau setara dengan 281 kpj. Tak hanya itu, helikopter ini mampu terbang dengan ketinggian 25.000 kaki dengan jarak jelajah maksimum 526 nautical mile. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan