Deretan 'Tangan Kanan' Baru Erick Thohir, dari Eks ESDM hingga Tim Kobra

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akan melantik pejabat baru kementerian hari ini. Pejabat baru tersebut, antara lain Sekretaris Kementerian (Sesmen), Deputi, dan Staf Ahli.

Nama pejabat yang dilantik yakni Susyanto sebagai Sekretaris Kementerian BUMN. Lalu, Carlo Brix Tewu sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan, Nawal Nely sebagai Deputi Keuangan dan Manajemen Risiko, dan Loto Srinaita Ginting sebagai Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM.

Susyanto pernah menjabat sebagai Sekretaris Ditjen Migas Kementerian ESDM. Susyanto dilantik pada Agustus 2015. Terakhir ia menjabat Kepala Pusat Pengelolaan Barang Milik Negara pada Sekretariat Jenderal Kementerian ESDM.

Kemudian, Carlo Brix Tewu. Carlo merupakan perwira polisi aktif dengan pangkat Irjen. Ia sebelumnya bertugas di Deputi V Bidkor Kamtibmas Kemenkopolhukam. CarIo juga sempat menjabat Pelaksana Tugas Gubernur Sulawesi Barat sejak 30 Desember 2016 hingga 12 Mei 2017.

Dikutip dari CNBC Indonesia, Carlo merupakan lulusan Akpol 1985 ini berpengalaman dalam bidang reserse. Jabatan terakhir jenderal bintang dua ini adalah Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam.

Karier Tewu dalam kepolisian cepat melesat berkat prestasi yang dicapainya. Tahun 2001, Tewu yang merupakan anggota Tim Kobra beserta perwira lainnya berhasil menangkap Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto, putra (mantan) Presiden Soeharto. Berkat sukses menangkap Tommy, Tewu termasuk polisi yang mendapat kenaikan pangkat luar biasa.

Sejumlah jabatan yang pernah di emban Carlo antara lain, Wakapolda Sulawesi Utara, lalu sempat pula menjabat sebagai Kapolda Sulawesi Utara. Kemudian sempat menjabat Karojianstra Sops Polri, Dirtipidum Bareskrim Polri dan Staf Ahli Bidang Ideologi dan Konstitusi Kemenko Polhukam.

Selanjutnya, Nawal Nely yang berkecimpung di kantor akuntan publik (KAP) Ernst & Young (EY). Mengutip akun Linkedin, ia bergabung di EY pada 2002-2004 dan di 2007 bergabung lagi.

Terakhir, Loto Srinaita Ginting. Ia adalah anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. Loto terakhir menjabat sebagai Direktur Surat Utang Negara Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan. Ia menjabat sebagai Direktur Surat Utang Negara pada tanggal 12 Februari 2015. Sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subdirektorat Pengelolaan Portofolio Surat Utang Negara.

Loto merupakan alumnus dari University of New South Wales dan meraih gelar Master of Commerce in Management pada tahun 2000. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan