Setop Penerbangan RI-China, Ini 6 Perintah Jokowi soal Corona


Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas (ratas) bersama bersama sejumlah menteri dan kepala lembaga terkait wabah virus Corona (2019-nCoV) yang berasal dari Wuhan, Provinsi Hubei, China.

Hadir dalam Ratas tersebut Menlu Retno Marsudi, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Kepala BIN Budi Gunawan, Menko Polhukam Mahfud Md, Menkominfo Johnny G Plate, Menko PMK Muhadjir Effendy, Menhub Budi Karya, Menkum HAM Yasonna Laoly, Menparekraf Wishnutama, dan Kepala BNPB Letjen Doni Monardo.

Ratas yang digelar di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (2/2/2020), tersebut memutuskan 6 poin.

Berikut pernyataan lengkap pemerintah soal virus Corona yang disampaikan Menlu Retno seperti dikutip dari detikcom :

Baru saja rapat terbatas yang dipimpin oleh bapak Presiden dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma. Dan dari rapat terbatas yang langsung dipimpin oleh bapak presiden ingin kami sampaikan beberapa hal.

Pertama, Alhamdulillah total 243 orang termasuk di antaranya 5 Tim Aju yang kita pulangkan dari Wuhan tekah tiba dengan selamat di Natuna. Mereka akan melalui masa observasi selama 14 hari. Masa observasi ini juga akan dilakukan oleh 42 tim penjemput WNI dari Wuhan. Sehingga total orang yang akan menjalankan observasi adalah 285. Sampai saat ini Alhamdulillah mereka dalam kondisi sehat.

Kedua, Menteri Kesehatan bersama dengan tim akan membuka kantor di Natuna. Dan juru bicara dari Menteri Kesehatan dari waktu ke waktu akan menyampaikan update perkembangan.

Ketiga, penerbangan langsung dari dan ke Mainland China ditunda untuk sementara mulai hari rabu pukul 00.00.

Keempat, semua pendatang yang tiba dari Mainland China dan sudah berada di sana selama 14 hari untuk sementara tidak diizinkan untuk masuk dan melakukan transit di Indonesia.

Kelima, kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrivals untuk warga negara RRT yang bertempat tinggal di Mainland China untuk sementara dihentikan.

Keenam, pemerintah meminta warga negara Indonesia untuk sementara tidak melakukan perjalanan ke Mainland China. 
[cnbcindonesia.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan