Ma'ruf: Pemerintah Siapkan BLT untuk 15,2 Juta Keluarga Terdampak Corona

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengatakan pemerintah telah menyiapkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada keluarga miskin dan kelompok rentan yang terdampak virus Corona. Bantuan langsung itu akan diberikan kepada 15,2 juta keluarga yang terdaftar sebagai penerima bantuan pangan non tunai (BPNT) pada April mendatang.

"Tadi siang saya memimpin rapat bersama dengan Menko PMK, Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Kepala OJK, Menteri Sosial, untuk membahas arahan Presiden dalam rangka melaksanakan upaya mengatasi dampak Corona yaitu dalam rangka jaring pengaman sosial untuk mereka yang terdampak melalui bantuan langsung kepada masyarakat miskin dan rentan," ujar Ma'ruf di Kantor Wakil Presiden melalui video teleconference, Selasa (24/3/2020).

"Dari pembahasan itu pemerintah sudah mempersiapkan BLT (Bantuan Langsung Tunai) dengan cakupan 15,2 juta rumah tangga melalui mekanisme BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai). Akan diberikan insyaallah setiap bulan akan dilakukan itu," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan bantuan kepada rakyat yang bekerja di sektor informal dan berpenghasilan rendah. Ma'ruf mengatakan jumlah penerima bantuan itu akan didata terlebih dahulu.

"Kedua, bagi kelompok masyarakat berpenghasilan harian, rendah dan penghasilan harian atau bekerja di sektor informal. Pemerintah sedang melakukan inventarisasi dan cakupan sesaran dan besaran jumlah bantuan yang akan diberikan dan sektor mana ini masih diinventarisir supaya nanti juga akan dihitung jumlah besarannya dan juga implikasinya pada APBN," ucap Ma'ruf.

Ma'ruf mengatakan bantuan langsung untuk 15,2 keluarga miskin itu akan diberikan pada bulan April. Namun Ma'ruf mengatakan jumlah bantuan yang akan diberikan masih dalam pembahasan.

"Saya kira bantuan langsung akan diterapkan bulan mulai April. Jadi mulai April untuk yang pertama bisa diterapkan karena memang datanya sudah ada, semua sudah ada," kata dia.

Sementara untuk pekerja informal akan didata dalam beberapa hari ke depan. Ma'ruf juga berharap, bantuan untuk pekerja informal itu bisa dicairkan pada April nanti.

"Mereka yang tidak tetap saya kira kerja informal sedang diinventarisir sektor-sektornya. Kita harapkan juga dalam beberapa hari ini bisa selesai nanti, diharapkan dan diusahakan supaya bulan April supaya bisa dijalankan. [detik.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan