18.538 KPM Bantul Cairkan BST Kemensos

Sebanyak 18.538 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Bantul mulai mencairkan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial. Jumlah ini lebih sedikit dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang mencapai 22.476 kepala keluarga.

“Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat,” ucap Bupati Bantul Suharsono usai menyerahkan secara simbolis bantuan kepada warga penerima di Balai Desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, Selasa (12/5/2020).

Bantuan ini akan diberikan selama tiga bulan, terhitung mulai April hingga Juni. Setiap bulannya akan mendapatkan bantuan Rp600 ribu yang dicairkan lewat bank milik pemerintah dan PT Pos.

“Setelah BST ini, nanti ada bantuan lain dari dana desa atau sumber lain, bagi penerima yang berbeda,” ujarnya.

Sementara Sekda Kabupaten Bantul Helmi Jamharis mengatakan, jumlah penerima BST ada 18.539 KPM dari 22.476 yang masuk dalam DTKS. Hal ini terjadi karena ada penerima yang sudah meninggal yang masuk dalam data.

“Ada yang sudah meninggal, ASN dan yang ditangguhkan setelah musyawarah desa,” ujarnya.

Bagi warga yang tercecer, tidak memperoleh BST Kemensos, BLT DD atau PKH serta Bantuan Pangan Non Tunai, akan diupayakan menggunakan APBD kabupaten atau APBD DIY. Jumlahnya juga akan diupayakan sama dengan penerima bantuan yang lain.

Kepala Kantor Pos Bantul, Arif Budiharto mengatakan dari jumlah penerima, sebanyak 15.000 penerima mencairkan melalui PT Pos. Sisanya melalui rekening bank pemerintah yang telah ditunjuk.

“Target kita tiga hari, distribusi selesai dengan tetap menggunakan protokol kesehatan Covid-19,” katanya. [inews.id]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan