Belum Salurkan Bansos Khusus, Mensos Tunggu Data dari Pemda

Menteri Sosial (Mensos) Juliari P Batubara mengatakan, pihaknya masih menunggu pemutakhiran data dari Pemda sebelum menyalurkan bansos khusus kepada masyarakat yang terdampak virus corona (Covid-19).

Bansos khusus tersebut akan diberikan kepada 9 juta warga yang terdampak corona di Indonesia. Setiap kepala keluarga akan mendapat Rp600 per bulan selama tiga bulan.

"Siapakah 9 juta KK ini? Kami mendapatkan data atau meminta data 9 juta KK ini dari daerah. Dari daerah tingkat 2 yaitu Pemkab dan Pemkot," kata Juliari dalam teleconference di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (8/4/2020).

Juliari menerangkan, pihaknya akan memberikan kelonggaran kepada Pemda dalam memberikan data yang terdampak Covid-19.

"DTKS kami seperti yang disampaikan Pak Menko tadi hanyalah menjadi referensi. Tidak harus menggunakan DTKS sebagai satu-satunya data untuk penerima bansos tunai," tuturnya.

Politikus PDIP itu berharap, Pemda bisa memberikan data akurat soal penerima bansos khusus tersebut. Tahap pertama, Kemensos akan mengucurkan Rp471,2 miliar atau sebanyak 9% dari penerima bansos khusus.

"Untuk yang melalui kantor pos, pt pos indonesia per hari ini sedang jalan untuk sejumlah 1,8 juta KK," ucapnya.

Juliari melanjutkan, pihaknya baru menerima 7,8 juta KK dari target 9 juta penerima bansos khusus. Ia pun mengimbau Pemda segera merampungkan pendataan.

"Perintah Presiden agar tahapan ketiga ini untuk penyaluran bansos tunai dan bansos sembako bisa selesai sebelum Idul Fitri," tuturnya. [okezone.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan