Program Padat Karya Tunai, Kementerian PUPR Serap 605.000 Pekerja

Program Padat Karya Tunai digulirkan pemerintah untuk membantu perekonomian masyarakat terutama yang terkena dampak Covid-19. Adapun beberapa kementerian yang telah menjalankan program tersebut menggunakan dana dari hasil refocusing dan realokasi anggaran.

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, dari program padat karya tunai yang dilakukan, diharapkan dapat menyerap 605.000 orang untuk bekerja di proyek-proyek yang disiapkan Kementerian PUPR.

“Total penyerapan tenaga kerja direncanakan mencapai kurang lebih sebesar 605.000 orang," ujar Basuki dalam rapat kerja virtual dengan Komisi V DPR, Senin (11/5/2020).

Basuki memastikan setiap program yang ada di padat karya tunai akan disiapkan dengan menggunakan protokol Covid-19, baik dengan jaga jarak fisik, menggunakan masker dan menghindari kerumunan.

Adapun program yang diimplementasikan melalui penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat di 4.771 desa. Kemudian sanitasi berbasis masyarakat di 1.028 lokasi. Tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS-JR) di 106 lokasi.

"Selain itu, juga dikakukan pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) di 900 kecamatan. Kota tanpa kumuh (Kotaku) di 364 kelurahan. Sementara,  program padat karya untuk rumah swadaya berupa pembangunan baru 5.913 unit dan peningkatan kualitas 214.087 unit," ucapnya. [inews.id]


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan