Pemerintah Masih Menimbang untuk Lanjutkan Pemindahan Ibu Kota ke Kalimantan

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas), Suharso Monoarfa menyebut bahwa pemerintah masih menimbang untuk melanjutkan proses pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur. Menurutnya, IKN pada hari ini hanya akan meneruskan pekerjaan masterplan yang belum selesai.

"IKN ini hari ini hanya meneruskan pekerjaan masterplan. Apakah ini akan dilanjutkan, kita sedang menimbang-nimbang untuk melanjutkan," kata Suharso saat rapat di Komisi XI DPR RI, Jakarta, Rabu (24/6).

Dia menyampaikan, pertimbangan pemerintah untuk melanjutkan proses pemindahan adalah masalah anggaran. Sebab, dana yang dikucurkan untuk proses ini cukup besar dan tidak mungkin hanya mengandalkan sumber Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

"Kita membutuhkan lokomotif penghela yang di mana modal itu bisa melakukan reproduksi luar biasa, sama sekali bukan untuk APBN. Memang APBN akan diperlukan untuk infrastruktur dasar, tapi tidak terlalu besar dan sifatnya multiyears," kata dia.

Perlu Hitungan Matang

Suharso menambahkan, bicara IKN itu perlu pendekatan secara rasional. Di mana harus ada hitungan yang matang. Jika perhitungan benar dan punya efek luar biasa atau multiplier ke ekonomi Indonesia maka terus akan dilanjutkan.

"Di dunia, tidak ada sebuah proyek, hari in, yang menjadi daerah tujuan investasi besar-besaran. Sehingga kita berharap dengan kacamata itu, orang akan hadir. Apakah itu sebuah bisnis opportunity saya kira iya," katanya.

Dia mengakui, banyak pengusaha yang mengadu serta menanyakan tindak lanjut dari proses pemindahan IKN tersebut. Dan banyak dari mereka juga yang ingin masuk untuk berinvestasi ke sana.

"Saya tanya kalau saya teruskan gimana? Mereka ingin ikut, involve, take a part. Tapi jangan diusahin. Kami ingin masuk. Karena mereka tidak tau mau ke mana lagi," tandas dia. [merdeka.com]

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan bawah postingan